Bid'ah

PENYIMPANGAN KAUM SYI’AH DALAM CARA BERBUKA PUASA

🚦📚 PENYIMPANGAN KAUM SYI’AH DALAM CARA BERBUKA PUASA

Fatawa Al-Lajnhah Ad-Daa’imah

Pertanyaan :

Allah Ta’ala berfirman:

ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Maka sempurnakanlah puasa hingga malam.” [QS. Al-Baqarah 76]
Kaum Syiah berdalil dengan ayat ini bahwa berbuka puasa hanya diperbolehkan setelah melihat bintang-bintang, yaitu malam, berdasarkan kisah Ibrahim:

فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ اللَّيْلُ رَأَى كَوْكَبًا

“Kemudian ketika malam menyelimutinya, ia melihat sebuah bintang.”
[QS. Al-An’am 187]
Bagaimana cara membantah mereka? Terutama karena mereka menolak beberapa hadits yang telah kami kutip untuk membantah mereka, dan mereka mengklaim bahwa Al-Quran lebih utama daripada hadits.

Jawaban :

Ketika matahari terbenam, orang yang berpuasa telah berbuka puasa. Matahari terbenam adalah tanda awal malam, sebagaimana sabda Nabi ﷺ :

إذا أقبل الليل من هاهنا وأدبر النهار من هاهنا، وغربت الشمس فقد أفطر الصائم

Ketika malam telah datang dari arah ini (timur) dan siang telah berlalu dari arah ini (barat), dan matahari sudah terbenam, maka orang yang berpuasa telah berbuka puasa.”
[HR. Bukhari Muslim]

Allah semata yang memberi Taufiq, dan semoga shalawat dan salam Allah terlimpah kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya.

📑 Fatawa Al-Lajnhah Ad-Daa’imah 9/29

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo