Aqidah

HUKUM MEMBACA TAURAT DAN INJIL UNTUK MENGENALI KEJELEKANNYA

📍🚦📚 HUKUM MEMBACA TAURAT DAN INJIL UNTUK MENGENALI KEJELEKANNYA

Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah 

Pertanyaan :

Apakah boleh seorang membaca injil untuk mengetahui kejelekannya?

Jawaban :

Tidak boleh seorang mukmin membaca Taurat atau Injil karena di dalamnya terdapat perkara yang sudah diselewengkan dan sudah diganti.

Karena Allah Taala sudah mencukupkan kaum muslimin dengan Al-Quran Al-Kariim yang terjaga dari segala perubahan dan pergantian.

Karena syariat Nabi kita ﷺ itu sudah menghapus seluruh ajaran-ajaran sebelumnya. Dan syariat Islam itu yang paling sempurna, paling agung dan paling bermanfaat bagi hamba.

Allah Ta’ala berfirman :

ٱلۡیَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِینَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَیۡكُمۡ نِعۡمَتِی وَرَضِیتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَـٰمَ دِینࣰاۚ

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.”
[QS. Al-Ma’idah: 3]

📑 Ijabaat Al-Muhimmah 331

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo