PEMBAHASAN TERKAIT SYAFAAT MENURUT AHLUSSUNNAH WALJAMAAH
📘📌📖 PEMBAHASAN TERKAIT SYAFAAT MENURUT AHLUSSUNNAH WALJAMAAH
Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah
Allah Taala berfirman :
مَن ذَا ٱلَّذِي يَشۡفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذۡنِهِۦۚ
“Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.”
[QS. Al-Baqarah: 255]
وَلَا يَشۡفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ ٱرۡتَضَىٰ
“Dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridai (Allah).”
[QS. Al-Anbiya’: 28]
وَكَم مِّن مَّلَكٖ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ لَا تُغۡنِي شَفَٰعَتُهُمۡ شَيۡـًٔا إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ أَن يَأۡذَنَ ٱللَّهُ لِمَن يَشَآءُ وَيَرۡضَىٰٓ
Dan betapa banyak malaikat di langit, syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna kecuali apabila Allah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia ridai.
[QS. An-Najm: 26]
Maka dalam beberapa ayat ini Allah Ta’ala menerangkan :
1. Bahwasanya syafa’at itu adalah sesuatu yang tetap ada.
2. Bahwasanya syafa’at hanyalah milikNya
3. Bahwasanya tidaklah ada seorangpun di antara mereka yang memberikan syafaat kecuali harus dengan izin-Nya
4. Bahwasanya tidaklah mereka bisa memberikan syafaat kecuali kepada orang-orang yang mendapatkan ridho Allah
5. Bahwasanya syafaat mereka tidak bermanfaat sedikitpun kecuali setelah Allah mengizinkan kepada orang yang dia kehendaki dan yang Dia ridhoi.
Maka di dalam hal ini ditetapkan adanya syafaat dengan syarat-syaratnya, maka syafa’at yang sesuai syariat itu tetap ada, akan tetapi harus dengan syarat-syaratnya yang harus terpenuhi yaitu dengan dua syarat :
▫️ Yang pertama izin Allah untuk orang yang memberikan Syafaat
▫️ Yang kedua ridha Allah kepada yang diberi Syafaat.
Nabi ﷺ juga menerangkan dan Allah juga menerangkan dalam kitabNya, bahwasanya orang-orang kafir mereka tidaklah diridhoi, maka mereka tidak memiliki Syafaat.
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :
إِن تَكۡفُرُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِيٌّ عَنكُمۡۖ وَلَا يَرۡضَىٰ لِعِبَادِهِ ٱلۡكُفۡرَۖ وَإِن تَشۡكُرُواْ يَرۡضَهُ لَكُمۡۗ
Jika kalian kafir (ketahuilah) maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan kalian dan Dia tidak meridhai kekafiran hamba-hamba-Nya. Jika kalian bersyukur, Dia meridhai syukur kalian itu.”
[QS. Az-Zumar: 7]
Dan Allah tidak mencintai kerusakan.
📑 Al-Fawaid Al-Ilmiyyah Min Ad-Durus Al-Baaziyah 56
⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo