CARA MENETAPKAN AWAL BULAN HIJRIY DAN AKHIR BULAN 0

๐ŸŒ™โš–๐Ÿ”ญ CARA MENETAPKAN AWAL BULAN HIJRIY DAN AKHIR BULAN

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan :

Apa cara yang sesuai syariat dalam menetapkan masuk awal bulan hijry ? Apakah boleh memakai ilmu hisab falaki dalam menentukan awal bulan dan akhir bulan?
Bolehkah seorang muslim memakai alat teropong dalam melihat hilal ?

Jawaban :

Cara yang sesuai syariat untuk masuk awal bulan hijry adalah hendaknya manusia melihat hilal, dan hendaknya yang melakukan hal itu adalah orang yang dipercaya agamanya dan kuat penglihatannya.
Jika mereka melihat hilal, wajib diamalkan konsekuensinya : wajib berpuasa jika itu adalah hilal awal ramadan atau wajib berbuka kalau itu adalah hilal awal syawal.

Tidak boleh bersandar dengan ilmu hisab observasi falaki jika tidak ada rukyatul hilal, dan jika di sana ada rukyatul hilal walaupun menggunakan observasi falaki maka itu sudah teranggap benar, berdasarkan sabda Nabi ๏ทบ :

ุฅุฐุง ุฑุฃูŠุชู…ูˆู‡ ูุตูˆู…ูˆุง ูˆุงุฐุง ุฑุฃูŠุชู…ูˆู‡ ูุฃูุทุฑูˆุง

“Jika kalian melihat (hilal) maka berpuasalah, dan jika kalian melihatnya maka berbukalah.”
[HR. Bukhari Muslim]

Adapun ilmu hisab, maka tidak boleh dijadikan sandaran dan tidak boleh diamalkan.

Adapun memakai teleskop, yaitu alat teropong untuk mendekatkan melihat hilal, maka tidak mengapa, tapi itu tidaklah wajib. Karena menurut sunnah, yang menjadi ukuran adalah melihat dengan mata biasa bukan dengan alat.

๐Ÿ“‘ Majmu al-Fatawa 19/36-37

โฉ|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo