RINCIAN HUKUM SEORANG YANG SUDAH PERSIAPAN BERHAJI KEMUDIAN MENINGGAL

🕋✈️⚖ RINCIAN HUKUM SEORANG YANG SUDAH PERSIAPAN BERHAJI KEMUDIAN MENINGGAL

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

Ada seorang yang ingin berhaji dan setelah dia menyelesaikan prosedur perjalanan haji, sebelum dia sampai ke Mekah dia meninggal dunia. Apakah dia seperti orang yang sudah menunaikan Haji, dan apakah Ahli warisnya wajib menghajikan untuk menggantikan dia untuk menyempurnakan hajinya?

Jawaban :

▪️ Apabila dia telah meninggal sebelum berihram, maka sesungguhnya dia harus dihajikan. Apabila dia masih meninggalkan warisan dan ketika masih hidupnya memiliki kemampuan maka dihajikan untuknya.

▪️ Adapun kalau dia seorang yang fakir maka tidak perlu dihajikan.

▪️ Adapun apabila dia telah berihram akan tetapi dia meninggal di tengah ihramnya, maka tidak dihajikan untuknya, karena Rasulullah ﷺ ketika ada seorang yang meninggal di Arafat, beliau mengatakan :

كفنوه في ثوبيه

“Kafanilah dia dengan dua pakaiannya.” [HR. Bukhari]

Beliau memerintahkan untuk memandikannya dengan air dan daun Bidara, mengkafaninya dengan dua pakaiannya, dan beliau melarang diberi minyak wangi, tidak ditutup kepalanya dan wajahnya.
Beliau mengatakan :

فإنه يبعث يوم القيامة ملبيا

“Sesungguhnya dia akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan bertalbiyah.” [HR. Bukhari]

Dan beliau tidak memerintahkan untuk menyempurnakan hajinya, dan itu menunjukkan bahwasannya haji yang dia telah berihram dengannya itu sah, tidak perlu disempurnakan.

▪️ Adapun apabila orang ini meninggal sebelum berihram, maka sesungguhnya dia dihajikan kembali, Alhamdulillah.
Apabila disaat hidupnya dia adalah orang kaya, mampu berhaji, maka dihajikan dari harta warisannya.
Adapun kalau dia fakir, maka tidak ada kewajiban berhaji.

▪️ Akan tetapi seandainya sebagian kerabatnya atau sebagian sahabatnya menghajikan untuknya, maka Semoga Allah membalas kepada mereka kebaikan.

📑 Fatawa nur ‘ala Ad-Darbi 18/126

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo