MANA YANG AFDHAL, SEORANG MUSLIMAH MENGAJAR DI MAHAD ATAUKAH MENGURUSI SUAMI DAN ANAK-ANAKNYA?

๐Ÿƒ๐ŸŒป MANA YANG AFDHAL, SEORANG MUSLIMAH MENGAJAR DI MAHAD ATAUKAH MENGURUSI SUAMI DAN ANAK-ANAKNYA?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan :

Mana yang afdhal pahalanya, yang lebih besar pahalanya, seorang wanita yang keluar rumah untuk mengajari anak-anak perempuan Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya Muhammad ๏ทบ, dan dia bersedekah dengan hartanya, melakukan amar makruf nahi mungkar, menyantuni anak yatim, memberi makan faqir miskin. ataukah seorang wanita yang tetap tinggal di rumahnya guna mendidik anak-anaknya, melayani suaminya dan melaksanakan urusan rumahnya.
Dalam keadaan jika dia keluar rumah, maka posisinya akan digantikan oleh pembantu yang kadang tidak memenuhi syarat, seperti islam dan adanya mahram?

Jawaban :

Yang kedua lebih afdhal. Seorang wanita yang sibuk mendidik anaknya dan melayani suaminya dan membenahi rumahnya (itu lebih afdhal).

Akan tetapi memungkinkan baginya untuk mengkompromikan dua perkara ini.

Jika dia tidak memiliki keluarga yang babyak.

Adapun jika tidak memungkinkan menjamak dua perkara tadi, maka tidak ragu lagi kalau yang lebih utama adalah mengutamakan rumahnya dan suaminya dan anak-anaknya.

๐Ÿ“‘ Fatawa ala At-Thariiq 804-805 soal no 1832

โฉ|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo