ANJURAN BERSUCI TATKALA MENGULANGI BERJIMAK DENGAN ISTRI

๐Ÿ ๐Ÿšฆ๐Ÿ’ฆ ANJURAN BERSUCI TATKALA MENGULANGI BERJIMAK DENGAN ISTRI

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

Pertanyaan :

Apakah boleh seorang berjimak dengan istrinya dua kali tanpa mandi antara jimak pertama dan kedua dan ketiga misalnya?

Jawaban :

Hal itu boleh, akan tetapi mandi itu lebih bagus. Ada riwayat dari Rasulullah ๏ทบ yang menunjukkan Beliau dulu pernah mandi dan pernah tidak mandi.

Para penulis kitab Sunan meriwayatkan dan juga Imam Ahmad dari hadits Rafi’ bin Khadij, sesungguhnya Nabi ๏ทบ itu menggilir istri-istri beliau pada satu malam, kemudian beliau mandi di rumah istri yang ini dan juga yang ini. Lalu dikatakan kepada beliau :
Wahai Rasulullah, Tidakkah anda menjadikan satu kali mandi saja?
Beliau mengatakan :

ู‡ุฐุง ุฃุฒูƒู‰ ูˆุฃุทูŠุจ.

“Ini lebih bersih dan lebih bagus.”

Dan telah tetap dalam Ash-Shahihain dari Anas radhiallahu anhu, bahwasanya beliau ๏ทบ dulu menggilir istri-istri beliau dengan satu kali mandi.

Adapun yang sesuai sunnah, kalau dia hendak mengulangi berjimak dalam keadaan dia tidak ingin mandi, hendaknya dia berwudhu, seperti wudhu untuk shalat.
Dan diriwayatkan juga hadits yang menunjukkan bolehnya tidak berwudhu juga.

Adapun yang menunjukkan sunnahnya berwudhu, hadits yang diriwayatkan imam Muslim dan lainnya dari Abu Sa’id radhiallahu ‘anhu dari Nabi ๏ทบ bahwasanya beliau bersabda :

ุฅุฐุง ุฃุชู‰ ุฃุญุฏูƒู… ุฃู‡ู„ู‡ ุซู… ุฃุฑุงุฏ ุฃู† ูŠุนูˆุฏ ูู„ูŠุชูˆุถุฃ

Apabila salah seorang kalian hendak mendatangi istrinya kemudian dia ingin mengulanginya, maka hendaknya dia berwudu.
Dalam riwayat Ibnu Khuzaimah :

ูู„ูŠุชูˆุถุฃ ูˆุถูˆุกู‡ ู„ู„ุตู„ุงุฉ

“Hendaknya dia berwudhu seperti wudhu untuk shalat.”

Adapun dalil yang menunjukkan akan bolehnya tidak berwudhu, adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thahawi dari Aisyah radhiyallahu anha berkata,

ูƒุงู† ุงู„ู†ุจูŠ ๏ทบ ูŠุฌุงู…ุน ุซู… ูŠุนูˆุฏ ูˆู„ุง ูŠุชูˆุถุค.

“Dulu Nabi ๏ทบ beliau pernah berjimak kemudian mengulanginya tanpa berwudu.”

Allah semata tempat meminta Taufik.

๐Ÿ“‘ Majmu Al-Fatawa 10/185

โฉ|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo