Fatwa Ulama

DIANTARA KESALAHAN YANG TERJADI SETELAH RAMADHAN BERLALU

❌🔎🔐 DIANTARA KESALAHAN YANG TERJADI SETELAH RAMADHAN BERLALU

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahumullah

Diantara perkara yang butuh untuk diperingatkan adalah, bahwa ada sebagian kaum muslimin sudah bersungguh-sungguh beramal selama Ramadhan dan bertaubat kepada Allah Ta’ala atas dosa-dosa yang telah lalu.
Akan tetapi kemudian, setelah Ramadhan berlalu, mereka kembali melakukan perbuatan buruk, maka hal itu adalah bahaya yang besar.

Maka wajib bagi seorang muslim untuk menjauhi hal ini dan hendaknya ia bertekad dengan benar untuk terus menaati Allah dan meninggalkan dosa, sebagaimana firman Allah Ta’ala kepada Nabi-Nya ﷺ :

وَٱعۡبُدۡ رَبَّكَ حَتَّىٰ یَأۡتِیَكَ ٱلۡیَقِینُ

Beribadahlah engkau kepada Tuhanmu sampai datang kepadamu kematian.”
[QS. Al-Hijr: 99].

Dia juga berfirman:

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسۡلِمُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benar ketakwaan, dan janganlah sekali-kali kalian mati kecuali dalam keadaan beriman.
[QS. Al-Imran: 102].

Dan Allah Ta’ala juga berfirman:

إِنَّ ٱلَّذِینَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسۡتَقَـٰمُوا۟ تَتَنَزَّلُ عَلَیۡهِمُ ٱلۡمَلَـٰۤىِٕكَةُ أَلَّا تَخَافُوا۟ وَلَا تَحۡزَنُوا۟ وَأَبۡشِرُوا۟ بِٱلۡجَنَّةِ ٱلَّتِی كُنتُمۡ تُوعَدُونَ. نَحۡنُ أَوۡلِیَاۤؤُكُمۡ فِی ٱلۡحَیَوٰةِ ٱلدُّنۡیَا وَفِی ٱلۡـَٔاخِرَةِۖ وَلَكُمۡ فِیهَا مَا تَشۡتَهِیۤ أَنفُسُكُمۡ وَلَكُمۡ فِیهَا مَا تَدَّعُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka terus istiqamah, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kalian takut dan janganlah bersedih hati; dan bergembiralah kalian dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepada kalian. Kamilah pelindung-pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kalian memperoleh apa yang kalian inginkan dan memperoleh apa yang kalian minta.”
[QS. Fushilat: 30-31]

Makna ayat tersebut adalah bahwa orang-orang yang menyatakan bahwa Tuhan mereka hanyalah Allah, beriman kepada-Nya, mengikhlaskan (memurnikan) ibadah hanya kepada-Nya, dan tetap teguh di dalamnya l, maka para malaikat akan memberi kabar gembira pada saat menjelang kematiannya. Bahwa mereka tidak akan takut dan tidak akan bersedih, dan bahwa tempat kembalinya mereka adalah Surga, karena iman mereka kepada-Nya, dan karena ke-istiqamah-an mereka dalam menaati-Nya, meninggalkan kemaksiatan, memurnikan ibadah hanya kepada Allah.

Dan ayat dengan makna ini masih banyak, semuanya menunjukkan kewajiban untuk tetap istiqamah di atas Al-Haq, tetap teguh di dalamnya, dan untuk tidak terus-menerus bermaksuat kepada Allah.

Di antara ayat semakna adalah firman-Nya :

وَسَارِعُوۤا۟ إِلَىٰ مَغۡفِرَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِینَ

Dan bersegeralah kalian menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga seluas langit dan bumi.”
[QS. Ali ‘Imran: 133]

📑 Majmu’ Al-Fatwa 15/428-429

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo