HUKUM TARIAN WANITA DI DALAM JAMAAH KHUSUS WANITA SAAT WALIMAH
🌷🌻🏘 HUKUM TARIAN WANITA DI DALAM JAMAAH KHUSUS WANITA SAAT WALIMAH
Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahumullah
س: ما رأيكم في رقص النِّساء في العُرس؟
Pertanyaan:
Apa pendapat anda terkait menarinya wanita di saat pesta pernikahan?
Jawaban :
الرقص الذي بين النِّساء ما فيه شيء إذا كان ما فيه بدو عورات، ولا فيه مُنكر، هذا جائز بين النِّساء، والأصل الحلّ، ولا يحرم شيء إلا بالدليل،
Menarinya wanita yang dilakukan di tengah wanita saja tidaklah mengapa. Apabila tidak membuka aurat, tidak ada kemungkaran (seperti musik dan nyanyian yang mengundang fitnah), ini boleh hukumnya selama khusus diantara kaum wanita saja. Hukum asalnya boleh, tidak dilarang kecuali dengan dalil.
فرقص النِّساء بينهن أمرٌ معروف بينهن من قديم الزمان، إذا كانت ما تبدو عورتها، إنما الرأس ونحو ذلك من دون ظهور العورات فلا بأس.
Maka tarian wanita yang dilakukan khusus di diantara mereka itu perkara yang sudah ma’ruf sejak dulu. Jika tidak menampakkan aurat, akan tetapi sekedar membuka kepala, dan yang semisalnya tanpa menampakkan aurat, maka tidak mengapa.
📑 Dikutip dari Muhadharah Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah berjudul Ahkaam An-Nikaah dalam website beliau.
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo