Alam ghaib

NASEHAT BUAT MEREKA YANG MENGALAMI TANDA-TANDA KENA SIHIR

📌 🏘🚦 NASEHAT BUAT MEREKA YANG MENGALAMI TANDA-TANDA KENA SIHIR

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah :

Pertanyaan:

“Wahai syaikh yang mulia, dengan memperhatikan akan tersebarnya sihir, kita melihat langsung beberapa keadaan aneh yang tersebar.
Di sana ada sebagian orang yang mengalami tanda-tanda sihir, dan ketika dibacakan ayat-ayat yang berisi tentang sihir ( kalau memang ungkapan ini benar) seperti kisah Musa, Firaun dan tukang sihirnya, terjadi reaksi-reaksi secara langsung dengan ayat ini.

Akan tetapi sebagian orang ingin lari dari pengobatan seperti ini, kadang-kadang dia bimbang.
Kemudian di sana dia dikalahkan oleh syaitan.
Maka kami mohon nasehat yang mulia secara khusus, untuk semisal mereka ini yang tertimpa atau yang mengalami tanda-tanda sihir seperti ini. Semoga Allah menjadikan padanya faedah.
Barakallahu fikum.

Jawaban :

Nasehat keumuman, sesungguhnya aku mengatakan : sangkaan-sangkaan itu memiliki pengaruh besar dalam merusak kesehatan dan juga akal.
Banyak manusia mengira kalau dirinya kena sihir atau dirinya terkena ‘ain, padahal tidak demikian.
Akan tetapi karena banyaknya sangkaan dan khayalan, hal itu berpengaruh kepada jiwa. Dia mengira kalau dirinya benar-benar kena sihir atau kena ‘ain.

Maka yang pertama, saya nasehatkan saudaraku kaum muslimin, janganlah menyerah dengan sangkaan-sangkaan begini, karena sangkaan seperti itu adalah gangguan syaitan. Maka seorang jika melupakannya dan mengabaikannya niscaya akan hilang sendiri biidznillah, sembari ia meminta perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

Akan tetapi jika perkaranya hakiki, seorang terganggu kesehatannya, atau sakit fikirannya, maka sihirnya perlu dilepaskan dengan dibacakan surat Al-Falaq dan An-Naas atau ayat kursi. Dan apa yang Allah sebutkan dari kisah Musa :

فَلَمَّآ أَلۡقَوۡاْ قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئۡتُم بِهِ ٱلسِّحۡرُۖ إِنَّ ٱللَّهَ سَيُبۡطِلُهُۥٓ

“Apa yang kalian lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan membatalkan sihir itu.”
[QS. Yunus: 81]

Atau ayat yang semisal itu.
Atau dengan ramuan-ramuan, jika sihirnya itu memakai ramuan-ramuan, maka itu dihadapi dengan ramuan lain yang diketahui oleh mereka yang biasa melakukan terapi ini.

Sumber : https://binothaimeen.net/content/4169

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo