ORANG YANG SAKIT TETAP  WAJIB MENGERJAKAN SHALAT SELAMA KESADARAN MASIH ADA.

🏘🚦🌻 ORANG YANG SAKIT TETAP  WAJIB MENGERJAKAN SHALAT SELAMA KESADARAN MASIH ADA.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

Sakit itu bukanlah penghalang untuk mengerjakan shalat dengan alasan tidak mampu bersuci, selama akalnya masih ada.
Bahkan orang yang sakit tetap wajib mengerjakan shalat sesuai dengan kemampuannya.

Dia bersuci dengan air kalau dia mampu untuk itu, kalau tidak mampu berwudhu, maka dengan tayamum, dan dia tetap mengerjakan shalat.

Dia wajib membasuh najis yang ada di badannya dan pakaiannya di waktu hendak shalat.
Atau mengganti pakaiannya yang kena najis dengan pakaian yang suci saat hendak shalat.

Jika dia tidak mampu untuk membasuh bajunya, atau mengganti baju yang kena najis dengan baju suci, maka gugurlah hal ini darinya.
Dan dia tetap mengerjakan shalat sesuai dengan keadaannya saja. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ مَا ٱسۡتَطَعۡتُمۡ

“Bertakwalah kalian kepada Allah sesuai kemampuan kalian.”
[QS. At-Taghabuun 16]

📑 Majmu Al-fatawa 10/307

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo