PENJELASAN TERKAIT PERPECAHAN UMAT DAN GOLONGAN YANG SELAMAT

๐Ÿ”๐Ÿšฆ๐Ÿ›ฃ PENJELASAN TERKAIT PERPECAHAN UMAT DAN GOLONGAN YANG SELAMAT

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan :

Nabi ๏ทบ mengabarkan tentang perpecahan umatnya setelah wafatnya beliau, kami berharap Syaikh yang mulia menjelaskan akan hal itu!

Jawaban :

Nabi ๏ทบ mengabarkan dalam Hadits yang Shahih dari beliau, bahwasanya orang-orang Yahudi terpecah menjadi 71 golongan, orang-orang Nasrani terpecah menjadi 72, golongan dan sesungguhnya umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan dan sesungguhnya golongan-golongan ini semuanya di neraka kecuali satu, yaitu ajaran yang semisal dengan yang Nabi ๏ทบ dan para sahabatnya ada di atasnya.

Kelompok ini adalah golongan yang selamat, yang selamat di dunia dari berbagai macam bidah, yang selamat di akhirat dari api neraka.
Dan golongan ini adalah Thaifah Al-Manshurah (golongan yang akan ditolong) sampai hari kiamat dan dia akan terus-menerus eksis dan menang dengan ketentuan dari Allah.

Dan kelompok yang tujuh puluh tiga golongan ini, yang satu golongan itu berada di atas kebenaran dan yang lainnya di atas kebatilan.

1โƒฃ Sebagian manusia berupaya untuk menghitungnya.
Sesungguhnya mereka membagi ahli bidah menjadi lima cabang dan menjadikan setiap cabangnya, ada cabang-cabang yang lainnya yang mencapai jumlah ini yang telah disebutkan oleh Nabi ๏ทบ.

2โƒฃ Dan sebagian yang lain berpendapat, bahwasanya yang lebih utama adalah menahan diri dari menghitung-hitung, karena bukan hanya kelompok-kelompok ini saja yang sesat, bahkan di sana ada manusia-manusia yang telah sesat sebelumnya lebih sesat dari mereka.
Dan akan terjadi (perpecahan lagi) setelah dibatasi dalam 72 golongan.

Mereka mengatakan bahwasanya jumlah ini tidak akan berakhir, dan tidak diketahui akhirnya kecuali di akhir zaman ketika terjadi kiamat.
Maka sebaiknya kita tetap menetapkan secara mujmal (global) sebagaimana Nabi ๏ทบ juga memujmalkannya.
Sesungguhnya umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan semuanya di nberaka kecuali satu.

Lalu kita katakan, siapa saja yang menyelisihi ajaran yang dipegangi oleh Nabi ๏ทบ dan para sahabatnya maka dia termasuk ke dalam firqoh-firqoh ini.

Dan kadang Rasulullah ๏ทบ mengisyaratkan kepada prinsip yang kita tidak mengetahuinya sampai sekarang kecuali sepuluh golongan saja, kemudian beliau mengisyaratkan kepada satu prinsip yang mengandung cabang-cabang sebagaimana pendapat sebagian manusia. Dan ilmu tentang hal ini hanya Allah yang tahu.

๐Ÿ“‘ Fatawa Arkan Al-Islam 21

โฉ|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo