PEMBAHASAN MUDAH TERKAIT SUJUD SAHWI

๐Ÿƒ๐ŸŒป PEMBAHASAN MUDAH TERKAIT SUJUD SAHWI

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

Pertanyaan :

Sampaikan kepada kami tentang sujud sahwi di dalam shalat ditinjau dari segi menambahi atau mengurangi di dalam shalat ?

Jawaban :

Sujud sahwi boleh dilakukan sebelum salam dan sesudah salam dalam segala jenis lupa. Kalau melakukan sujud sebelum salam maka itu sudah mencukupi atau melakukan sujud sesudah salam, maka itu juga sudah mencukupi.

Akan tetapi yang afdhal hendaknya dilakukan sebelum salam, inilah yang lebih afdhal, kecuali dalam dua keadaan :

1โƒฃ Yang pertama :
Jika dia membangun diatas sangkaan kuatnya, jika dia ragu apakah ini dua ataukah tiga, apakah sudah shalat dua rakaat ataukah tiga rakaat, maka dia membangun diatas sangkaan kuatnya.
Yakni (misalnya) menurut sangkaan kuatnya dia telah shalat dua rakaat. Maka dia wajib menyempurnakannya.
Atau menurut sangkaan kuatnya dia telah shalat tiga rakaat, maka dia sempurnakan.
Maka kondisi ini yang afdhal sujud sahwinya sesudah salam, jika dia membangun diatas sangkaan kuatnya.

2โƒฃ Keadaan kedua : Jika dia melakukan salam dalam keadaan masih kurang (shalatnya). Dia baru shalat dua rakaat atau tiga rakaat langsung salam, dalam shalat yang empat rakaat, karena lupa, lalu teringat dan menyempurnakannya. Maka ini sujud sahwinya sesudah salam afdhal.
Adapun selain itu maka sujud sahwinya itu afdhalnya sebelum salam.

Dalam semua keadaan, sujud sahwi sebelum salam atau sesudah salam dalam semua gambaran semuanya sah saja. Walhamdulillah. Naam.
Pembawa acara : Jazakumullah khaira. Semoga Allah berlaku ihsan kepada anda.

๐Ÿ“‘ Fatwa nur ala Ad-Darbi

โฉ|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo