Adab & Akhlaq

BOLEHKAH SEORANG LAKI-LAKI MENCIUM MAHRAMNYA DARI KALANGAN WANITA?

🌷🌻 BOLEHKAH SEORANG LAKI-LAKI MENCIUM MAHRAMNYA DARI KALANGAN WANITA?

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

Pertanyaan :

Apakah boleh bagi seorang laki-laki untuk mencium saudara perempuannya atau sebagian mahramnya sebagaimana mencium istrinya dalam keadaan perkara ini tersebar di berbagai daerah?

Jawaban :

Boleh bagi seorang untuk mencium mahramnya seperti saudara perempuannya, bibinya dari pihak ayah (ammah) atau bibinya dari ibu (khaalah).

Tidak mengapa hal itu, dan telah tetap bahwasanya Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu pernah masuk kepada putrinya, yakni Aisyah radhiallahu ‘anha dalam keadaan dia sedang menderita sakit, mengalami demam. Lalu Abu Bakar menciumnya di pipinya.

Maka mencium mahram hukumnya boleh, akan tetapi tidak dengan bibir. Yang lebih utama, tidak mencium dengan bibir. Mencium dengan bibir itu untuk istri saja atau untuk budak wanita.

Adapun mencium mahram-mahramnya maka yang lebih baik atau lebih berhati-hati adalah dengan pipi atau dengan hidung atau dengan kepala.
Ini yang lebih utama, karena hal itu lebih jauh dari fitnah dan syahwat. Naam.

📑 Fatwa nur ala Ad-Darbi

حكم تقبيل الرجل محارمه كتقبيله زوجته

السؤال: يقول: هل يجوز للرجل أن يقبل أخته أو بعض محارمه مثل تقبيله لزوجته، مع أن هذا منتشر في بعض الجهات؟

الجواب:
يجوز للإنسان أن يقبل محارمه؛ مثل أخته وعمته وخالته، لا حرج في ذلك، قد ثبت أن الصديق  دخل على ابنته عائشة وقد كانت تعاك، أصابها بعض الحمى فقبلها مع خدها، فالتقبيل جائز لكن لا يكون مع الفم، الأولى أن لا يكون مع الفم، الفم يكون للزوجة أو السرية، أما تقبيل المحارم فالأولى والأحوط أن يكون مع الخد مع الأنف مع الرأس، هذا هو الأولى؛ لأنه أبعد عن الفتنة والشهوة. نعم.

 نور على الدرب

https://binbaz.org.sa

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo