TIGA SYARAT AGAR BACAAN RUQYAH BISA BERPENGARUH UNTUK KESEMBUHAN
🚦📚📢 TIGA SYARAT AGAR BACAAN RUQYAH BISA BERPENGARUH UNTUK KESEMBUHAN
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Al-Qur’an semuanya itu baik dan semuanya penuh berkah, dan tak diragukan pengaruhnya untuk kesembuhan. Akan tetapi, seperti kata pepatah :
السيق بضاربه
“Pedang itu tergantung pada orang yang menggunakannya.”
Agar Al-Qur’an bisa berpengaruh untuk kesembuhan, harus terpenuhi tiga hal :
▪️ Pertama, pembacanya harus meyakini akan pengaruh baiknya.
▪️ Kedua, orang yang dibacakan (yang diruqyah) juga harus meyakini kalau Al-Qur’an bisa berpengaruh.
▪️ Ketiga, Hendaknya ayat yang dibacakan itu dikuatkan oleh dalil akan pengaruhnya untuk kesembuhan.
Jika terpenuhi syarat demikian, niscaya bacaan Al-Quran tersebut bisa berpengaruh, dengan izin Allah.
Apabila salah satu dari tiga syarat ini tidak terpenuhi, misalnya, jika ia membacanya untuk coba-coba, lalu berkata: “Saya akan mencobanya dan akan melihat apakah bacaan Al-Quran ini berpengaruh atau tidak?”
Maka sesungguhnya hal itu tidak bermanfaat, karena wajib bagi orang mukmin untuk mengimani akan pengaruh baik Al-Qur’an.
Demikian pula, jika si sakit itu ragu-ragu dan tidak meyakini khasiat Al-Qur’an. Maka hal itu juga tidak akan bermanfaat baginya, karena tempatnya tidak mau menerima.
Demikian pula, jika ia membaca ayat-ayat yang tidak ada dalil-dalil akan pengaruhnya, hal itu juga tidak berpengaruh.
Ini bukan berarti kekurangannya ada dalam Al-Qur’an, akan tetapi kesalahannya itu berada pada cara penggunaan atau pembacaan ayat atau surah yang tersisa yang dibaca.
📑 Fatawa Nur ala Ad-Darbi 4/2
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo