STOP!! MEMBEBERKAN KESALAHAN PEMERINTAH DI MIMBAR BEBAS BISA MENIMBULKAN KERUSUHAN DAN PERTUMPAHAN DARAH.
🍃🌻 STOP!! MEMBEBERKAN KESALAHAN PEMERINTAH DI MIMBAR BEBAS BISA MENIMBULKAN KERUSUHAN DAN PERTUMPAHAN DARAH.
Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah
Maka wajib untuk diingatkan terhadap perkara berikut, karena ini adalah perkara yang sangat penting. Yakni : Tidak boleh seorang untuk meremehkan kedudukan pemerintah, atau membicarakan dan mengkritisi pemerintah di majelis-majelis, atau di khotbah-khotbah, atau di ceramah-ceramah.
Maka tidak boleh seorang untuk membicarakan kesalahan-kesalahan pemerintah dan membeberkan kesalahan-kesalahannya di halayak ramai, karena ini akan bisa memecah belah persatuan, dan akan terjadi pembangkangan kepada pemerintah, dan terkadang hal ini akan bisa menimbulkan peperangan, memecah belah persatuan.
Akan tetapi hendaknya pemerintah itu dinasehati, Nabi ﷺ bersabda :
الدين النصيحة، الدين النصيحة، الدين النصيحة ، قلنا : لمن يا رسول الله ؟ قال : الله ولكتابه ولرسوله وللأئمة المسلمين وعامتهم .
“Agama itu nasehat, agama itu nasehat, agama itu nasehat.” Lalu kami bertanya : “Untuk siapa wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab : “Untuk Allah, untuk KitabNya, untuk RasulNya, dan untuk pemerintah kaum muslimin dan kaum muslimin semuanya.”
[HR. Muslim]
Maka hendaknya nasehat disampaikan secara rahasia, antara yang menasehati dengan penguasa saja.
Nasehat bisa disampaikan secara lisan, bisa melalui tulisan, atau bisa melalui telepon, atau melalui wasiat. Dengan cara menyampaikan wasiat, agar disampaikan kepada penguasa.
Nasehatnya jangan disebarkan dihadapan manusia dan dibeberkan kesalahan-kesalahan pemerintah tersebut di khalayak ramai, karena ini akan bisa mendatangkan kejelekan.
📑 Mafhumul Bai’ah 19.
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposop