TIDAK ADA TUNTUNANNYA, MENGHADIAHKAN BACAAN AL-QURAN KEPADA ORANG MATI
📚🔍🔐 TIDAK ADA TUNTUNANNYA, MENGHADIAHKAN BACAAN AL-QURAN KEPADA ORANG MATI
Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahumullah
Pertanyaan :
Apa hukum menghadiahkan bacaan Al-Quran kepada Rasulullah ﷺ atau selain beliau?
Jawaban :
Menghadiahkan bacaan Al-Quran kepada ruh Rasulullah ﷺ dan juga orang yang sudah meninggal, maka itu tidak ada dasarnya dan itu tidak disyariatkan, tidak pernah dilakukan oleh para sahabat Nabi radhiyallahu anhum.
Dan kebaikan adalah dengan mengikuti mereka (para sahabat). Karena Rasulullah ﷺ itu akan diberi pahala seperti pahala seperti pahala yang kita amalkan. Karena beliau telah menunjuki kita pada kebaikan. Dan beliau ﷺ bersabda :
من دل على خير قله مثل أجر فاعله.
Barangsiapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala semisal orang yang melakukan kebaikan tersebut.
[HR. Muslim]
Maka beliau adalah orang yang menunjuki umatnya kepada kebaikan, membimbing mereka kepadanya, maka bila seorang membaca Al-Qur’an, mengerjakan shalat, berpuasa atau bersedekah, maka Rasulullah ﷺ akan diberi semisal pahala umatnya.
Karena beliau adalah yang menunjuki mereka kepada kebaikan, membimbing mereka kepadanya.
Maka tidak perlu untuk menghadiahkan pahala kepada beliau atau selain beliau, karena hal itu tidak ada dasarnya. Sebagaimana telah berlalu dan Nabi ﷺ bersabda:
من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد
“Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami maka hal itu tertolak.”
[HR. Muslim]
Demikian juga membacakan Al-Qur’an untuk orang-orang yang sudah mati juga tidak ada dasarnya. Bahkan yang wajib adalah untuk ditinggalkan.
📑 Majmu’ Al-Fatawa 13/278
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo