Adab & Akhlaq

NASEHAT KEPADA PEMUDA YANG BANYAK BERCANDA

🚦📚🛵 NASEHAT KEPADA PEMUDA YANG BANYAK BERCANDA

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:

Kami sejumlah para pemuda, kami menjalankan shalat lima, waktu kami berpuasa dan kami menjalankan berbagai macam ibadah-ibadah sesuai ke lapangan, alhamdulillah. Tapi di saat kita beristirahat dari bekerja, salah seorang dari kami mulai banyak bercanda. Maka Apa hukum hal itu? semoga Allah memberikan Anda pahala.

Jawaban :

Kami memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala keteguhan hati untuk saudara-saudara kami tersebut, yang sudah menjalankan berbagai ibadah, dan semoga Allah menjadikan hal itu ikhlas mengharapkan wajahNya dan ridhaNya, mencocoki sunnah Nabi ﷺ, tanpa berlebihan dan tanpa mengurangi.

Maka dalam ibadah-ibadah kalian yang sesuai syariat hendaknya kalian tetap teguh menjalankannya.

Adapun bercanda setelah itu, maka memperbanyak bercanda itu tidak ada kebaikannya. Ada pepatah mengatakan : Bercanda dalam pembicaraan itu seperti garam dalam makanan, tidaklah pantas makanan tanpa ada garamnya, demikian juga tidaklah pantas satu makanan kalau garamnya terlalu banyak.

Kemudian ada di antara manusia yang berlebihan dalam bercanda, lalu mereka menyebutkan beberapa lafadz-lafadz yang kotor kepada saudaranya yang tidak pantas, dan terkadang hal itu sampai lebih jauh lagi kadang sampai mengolok-olok sebagian ibadah atau mengolok sebagian agama.
Ini bahaya sekali, karena hal itu akan bisa mengantarkan kepada kekufuran. Kita berlindung kepada Allah darinya.

Maka wajib bagi mereka untuk bercanda yang sedang-sedang saja, tanpa perlu berlebihan dan tanpa mengurangi.

📑 Fatawa Nur ala Ad-Darbi 12/687

#bercanda #kufur #sedang
،
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo