Aqidah

TIDAK BOLEH MEMBERIKAN JABATAN KEPADA ORANG YANG MEMINTANYA.

📚📌⚖ TIDAK BOLEH MEMBERIKAN JABATAN KEPADA ORANG YANG MEMINTANYA.

 

Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah 

 

Dalam hadits shahih sesungguhnya Nabi ﷺ berkata kepada Abdurrahman bin Samurah :

 

يا عَبْدَ الرَّحْمَنِ  لا تَسْأَلِ الإمَارَةَ،

فإنْ أُعْطِيتَهَا عن غيرِ مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عَلَيْهَا،

وإنْ أُعْطِيتَهَا عن مَسْأَلَةٍ وُكِلْتَ إلَيْهَا،

 

Wahai Abdurrahman janganlah engkau meminta jabatan. Karena jika engkau mendapatkannya tanpa meminta, engkau akan ditolong dalam menjalankannya, dan jika engkau mendapatkannya karena meminta maka urusannya akan dibebankan kepadamu.”

 

Maka hadits ini menunjukkan bahwasanya mereka yang meminta jabatan itu tidak sepantasnya diberi, lebih-lebih seperti dalam proses pemilu ini, yang tergolong sebagai perkara jahiliyah, tergolong mempermainkan akal-akal masyarakat di negeri Islam. Tergolong menyelisihi Kitabullah dan Sunnah Rasulullah ﷺ.

 

Allah Azza wa Jalla berfirman:

 

أَفَمَن كَانَ مُؤۡمِنٗا كَمَن كَانَ فَاسِقٗاۚ لَّا يَسۡتَوُۥنَ .

 

Maka apakah orang yang beriman sama seperti orang yang fasik (kafir)? Mereka tidak sama.”

[QS. As-Sajdah: 18]

 

Allah Ta’ala juga berfirman :

 

أَمۡ حَسِبَ ٱلَّذِينَ ٱجۡتَرَحُواْ ٱلسَّيِّـَٔاتِ أَن نَّجۡعَلَهُمۡ كَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ سَوَآءٗ مَّحۡيَاهُمۡ وَمَمَاتُهُمۡۚ سَآءَ مَا يَحۡكُمُونَ .

 

Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka sama seperti orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka? Alangkah buruknya penilaian mereka itu.” 

[QS. Al-Jatsiyah: 21]

 

Maka mereka ini dalam proses pemilunya, menyamakan antara orang yang berilmu dengan orang bodoh, antara orang beriman dengan orang fasiq (ahli maksiat). Bahkan  sampai menyamakan laki-laki dan wanita, sementara Allah Ta’ala berfirman:

 

وَلَیۡسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلۡأُنثَىٰۖ

 

Dan tidaklah laki-laki itu sama dengan wanita.”

[QS. Ali ‘Imran: 36]

 

📑 Ijaabat  As-Saa’il 268-269.

 

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

 

💽||_Join chanel telegram

http://telegram.me/ahlussunnahposo