APA ITU DAKWAH SALAFIYYAH DAN SIAPA TOKOH PENDIRINYA?
🔎📚📬 APA ITU DAKWAH SALAFIYYAH DAN SIAPA TOKOH PENDIRINYA?
Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah
Pertanyaan:
Apa itu dakwah salafiyyah dan siapa tokoh pendirinya?
Jawaban :
Dakwah Salafiyyah adalah nisbat kepada salaf, salaf adalah para sahabat Rasulullah ﷺ, dan orang-orang yang setia mengikuti mereka dari tiga generasi terbaik dan juga generasi setelah mereka. Inilah makna dakwah salafiyyah.
Dan menyandarkan diri kepada salafiyyah maknanya adalah menyandarkan diri kepada ajaran yang dipegangi oleh para sahabat Nabi ﷺ dan jalannya para ahli hadits.
Dan ahli hadits mereka adalah pengikut manhaj salafy yang mereka berjalan di atasnya.
Dan salafiyyah merupakan akidah dalam asma dan sifat Allah, akidah dalam masalah takdir, akidah dalam masalah para sahabat, demikian.
Maka para Salaf mereka beriman kepada Allah, beriman kepada Nama-namaNya yang sangat bagus dan sifatNya yang sangat Tinggi, yang Allah mensifati diriNya dan Rasul-Nya sifati diriNya.
Mengimaninya sesuai dengan yang layak dengan keagungan Allah Ta’ala, tanpa di selewengkan, tanpa diserupakan dan disamakan dengan makhluk, tanpa ditolak, dan tanpa salah tafsir padanya.
Mereka juga beriman dengan takdir yang baik dan yang buruk, sesungguhnya tidak sempurna iman seorang hamba sampai dia beriman dengan takdir yang Allah tetapkan kepada para hambaNya. Allah Jalla wa ‘Alaa berfirman :
إِنَّا كُلَّ شَیۡءٍ خَلَقۡنَـٰهُ بِقَدَرࣲ
“Sesungguhnya, Kami telah menciptakan segala sesuatu itu dengan takdirnya.”
[QS. Al-Qamar: 49]
Adapun salafiyyah dalam masalah sahabat, maknanya adalah mengimani bahwasanya para sahabat Rasulullah ﷺ semuanya wajib kita mencintainya, ridha kepada mereka, meyakini bahwasanya mereka semua adalah adil, mereka adalah sebaik-baik umat, sebaik-baik generasi. Mereka semua itu adil, berbeda dengan apa yang diyakini kaum syiah dan khawarij yang mengkafirkan para sahabat Rasulullah ﷺ dan tidak mengakui hak mereka.
Salafiyyah tidak memiliki pendiri kecuali Rasulullah ﷺ. Maka Rasulullah ﷺ adalah imamnya salafiyyah, teladan mereka, para sahabat beliau adalah teladan mereka. Dan dasar serta dalil akan hal itu adalah sabda Nabi ﷺ :
افترقت اليهود على إحدى وسبعين فرقة، وافترقت النصارى على اثنتين وسبعين فرقة، وستفترق هذه الأمة على ثلاث وسبعين فرقة كلها في النار إلا واحدة، قيل: من هي يا رسول الله؟ قال: من كان على مثل ما أنا عليه وأصحابي
“Kaum Yahudi telah terpecah menjadi tujuhpuluh satu golongan, kaum Nasrani telah terpecah menjadi tujuhpuluh dua golongan, dan umat Islam ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya di neraka kecuali satu.”
Para sahabat bertanya : “Siapa mereka wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab : “Mereka adalah orang yang berpegang dengan ajaran yang aku dan para sahabatku berada di atasnya.”
[HR. Abu Dawud dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud]
Dalam hadits Irbadh bi Sariyyah, yang menjelaskan sifat Khotbah Nabi ﷺ, beliau mewasiatkan para sahabat untuk bertakwa kepada Allah :
أوصيكم بتقوى الله، والسمع والطاعة وإن تأمر عليكم عبْد حبشيًّ.
“Aku wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat kepada pemerintah kalian, sekalipun yang berkuasa adalah seorang budak dari Habasyah.”
Lalu beliau memerintahkan untuk berpegang dengan Sunnah beliau dan Sunnah para Khalifah Rasyidiin yang mendapat petunjuk, beliau bersabda :
تمسكوا بها، وعضوا عليها بالنواجذ. وإياكم ومحدثات الأمور ; فإن كل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة
“Pegang itu semua, dan gigitlah itu semua dengan gigi geraham, dan jauhi oleh kalian perkara yang diada-adakan dalam agama, karena setiap yang diada-adakan dalam agama itu adalah bidah dan setiap bidah itu sesat.”
📑 Al-Fatawa Al-Jaliyyah ‘an Al-Manaahij Ad-Da’awiyyah 8-9
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo