Bid'ah

SIKAP DAN PENGINGKARAN PARA SAHABAT RASULULLAH ﷺ TERHADAP BID’AH DAN PELAKUNYA.

🚦🌻📚 SIKAP DAN PENGINGKARAN PARA SAHABAT RASULULLAH ﷺ TERHADAP BID’AH DAN PELAKUNYA.

Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullahu

Dahulu para sahabat Rasulullah ﷺ menyikapi perkara bid’ah dan para pelaku bid’ah dengan sikap pengingkaran sikap ingin merubah.

Dan telah tetap dalam shahih Muslim, bahwa Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma tatkala mendapatkan kabar akan munculnya bid’ah qadariyah, ia berkata kepada yang membawa kabar :
Jika engkau bertemu mereka (pelaku bid’ah qadariyah) kabarkan kepada mereka : Sesungguhnya aku (Ibnu Umar) berlepas diri dari mereka dan mereka berlepas diri dariku. Lalu ia menyampaikan hadits dari ayahnya (Umar radhiyallahu ‘anhu) dalam hadits Jibril.

Demikian juga Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu menyikapi bid’ah khawarij dengan sikap pengingkaran.
Dia mengutus anak pamannya  ahli tafsir umat ini (Ibnu Abbas) guna menemui mereka dan membantah mereka. Maka ada empat ribu khawarij yang rujuk dan sisanya masih dengan akidah qadariyah, lalu Ali memerangi mereka pada peristiwa Nahrawan.

Dan demikianlah kita melihat para sahabat Rasulullah ﷺ menyikapi bid’ah yang muncul di zaman mereka dengan sikap pengingkaran dan memusuhi bid’ah tersebut.
Dan diantara perkara yang menunjukkan kebencian mereka dengan para pelaku bid’ah adalah hadits Abu Umamah dalam sunan Ibnu Majah pada bab Khawarij. Tatkala ia melihat kepala-kepala khawarij yang sudah disalib, ia mengabarkan bahwasanya mereka (khawarij) adalah anjing-anjing neraka, sejelek-jelek makhluk dan ciptaan.

📑 Syarh Ushul As-Sunnah 35

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo