APAKAH DEWAN SYURO ISLAMY ITU SAMA DENGAN DEMOKRASI?
🗞📚🔎APAKAH DEWAN SYURO ISLAMY ITU SAMA DENGAN DEMOKRASI?
Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah
Pertanyaan :
Apakah Majlis Syura atau Musyawarah Islami itu mirip dengan demokrasi ?
Jawaban
Syura adalah berkumpulnya para Ahlul halli wal ‘aqdi dari kalangan para ulama dan mereka yg memiliki keahlian di bidang politik yg sesuai syariat. Merekalah yang mengatur urusan-urusan manusia di bawah bimbingan Al-Quran dan Sunnah, sebagaimana yang Allah firmankan :
وَإِذَا جَآءَهُمۡ أَمۡرٞ مِّنَ ٱلۡأَمۡنِ أَوِ ٱلۡخَوۡفِ أَذَاعُواْ بِهِۦۖ وَلَوۡ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰٓ أُوْلِي ٱلۡأَمۡرِ مِنۡهُمۡ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسۡتَنۢبِطُونَهُۥ مِنۡهُمۡۗ
“Dan apabila sampai kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka (langsung) menyiarkannya. (Padahal) apabila mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri diantara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya (secara resmi) dari mereka (Rasul dan Ulil Amri).”
[QS. An-Nisa’: 83]
Maka yang menjadi tujuan adalah bagaimana mengembalikan kepada Al-Kitab dan As-Sunnah.
Berbeda dengan demokrasi maka sesungguhnya mereka mengembalikan kepada suara terbanyak, sementara Allah Azza wa Jalla berfirman :
وَمَآ أَكۡثَرُ ٱلنَّاسِ وَلَوۡ حَرَصۡتَ بِمُؤۡمِنِينَ
“Dan kebanyakan manusia tidak akan beriman walaupun engkau sangat menginginkannya.”
[QS. Yusuf: 103]
Dan Allah juga berfirman :
وَإِن تُطِعۡ أَكۡثَرَ مَن فِی ٱلۡأَرۡضِ یُضِلُّوكَ عَن سَبِیلِ ٱللَّهِۚ
“Jika engkau mentaati kebanyakan orang di muka bumi niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.”
[QS. Al-An’am: 116]
Allah juga berfirman :
وَقَلِيلٞ مِّنۡ عِبَادِيَ ٱلشَّكُورُ
“Dan sedikit sekali hamba-hamba-Ku yang bersyukur.”
[QS. Saba’: 13]
Allah juga berfirman :
وَلَـٰكِنَّ أَكۡثَرَهُمۡ لَا یَعۡلَمُونَ
“Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”
[QS.Ath-Thur 47]
Maka demokrasi mereka mengambil keputusan dengan suara terbanyak, sementara Islam mengambil keputusan berdasarkan Al-Kitab dan As-Sunnah, dan juga para ulama dan ahli politik Islam, Allah berfirman :
وَمَا ٱخۡتَلَفۡتُمۡ فِیهِ مِن شَیۡءࣲ فَحُكۡمُهُۥۤ إِلَى ٱللَّهِۚ
“Dan apapun yang kalian perselisihkan dalam suatu perkara maka keputusan hukumnya dikembalikan kepada Allah.”
[ QS. Asy-Syura: 10]
Allah juga berfirman :
فَإِن تَنَـٰزَعۡتُمۡ فِی شَیۡءࣲ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡیَوۡمِ ٱلۡـَٔاخِرِۚ
“Apabila kalian berselisih dalam satu perkara, maka kembalikanlah keputusannya kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul-Nya (Hadtis) jika kalian beriman kepada Allah dan hari akhir.”
[QS. An-Nisa’: 59]
📑 Tuhfatul Mujib hal. 228
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo