PERBEDAAN BESAR DUA JENIS ORANG YANG BERBAHAGIA DI HARI RAYA

PERBEDAAN BESAR DUA JENIS ORANG YG BERBAHAGIA DI HARI RAYA

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan :

Maka hendaknya kebahagiaan (di hari raya) itu karena mendapatkan nikmat Allah, tatkala bisa berjumpa dengan Ramadhan dan bisa dimudahkan melaksanakan ibadah, seperti shalat, puasa, membaca Al-Quran, bersedekah dan selainnya dari amalan ketaatan. Karena sesungguhnya itu semuanya lebih baik daripada dunia dan segala isinya.

قُلۡ بِفَضۡلِ ٱللَّهِ وَبِرَحۡمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلۡيَفۡرَحُواْ هُوَ خَيۡرٞ مِّمَّا يَجۡمَعُونَ

“Katakanlah hanya dengan karunia Allah dan dengan rahmatnya dengan itulah hendaknya mereka berbahagia. Itu semua lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan (dari harta).”
(QS. Yunus 58).

? Karena sesungguhnya puasa Ramadan dan shalat malamnya itu merupakan sebab dihapuskannya dosa, dan terbebas dari kesalahan-kesalahan.
Maka seorang mukmin berbahagia tatkala bisa menyempurnakan puasa dan shalat malam, agar dia dibebaskan dari dosa-dosa.

? Adapun seorang yang lemah Iman dia bahagia, tatkala dia telah menyelesaikan puasa, karena dia telah terbebas dari beban puasa yg dia rasa berat dan membuat sempit dadanya.
Perbedaan keduanya sangat besar.

? Majalis Syahr Ramadhan 351-352

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

?||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo

?||_Kunjungi :
www.mahad-arridhwan.com