SELAMATKAN DIRIMU DARI BAHAYA MAKSIAT DENGAN BERTAUBAT.
🚦🚧 ⛱ SELAMATKAN DIRIMU DARI BAHAYA MAKSIAT DENGAN BERTAUBAT.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan. Wahai Syaikh yang mulia: Apakah dosa dan maksiat bisa menghalangi Allah untuk mengabulkan doa hamba-Nya?
Jawaban:
Akibat dari kemaksiatan itu sangat buruk; hal tersebut dapat menjadikan seseorang tidak menerima ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ, serta dapat menghalangi seseorang untuk bertobat. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
فإن تولوا فاعلم أنما يريد الله أن يصيبهم ببعض ذنوبهم وإن كثيراً من الناس لفاسقون.
“Namun jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah hanya hendak menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka; dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik (durhaka).”
Maka dosa-dosa akan menyeret pelakunya kepada perbuatan buruk lainnya, sebagaimana amalan baik akan menuntun kepada amalan baik lainnya.
Oleh karena itu, ketika seorang hamba melakukan dosa, ia harus segera bertobat agar dampak buruknya dapat dihilangkan.
Jika tidak, dosanya tersebut dapat menyeretnya kepada dosa yang lainnya, dan seterusnya, hingga hatinya tertutup, wal’iyadzu billah.
Sebagaimana disebutkan dalam Hadits :
من ترك ثلاثة جُمَعٍ تهاوناً طبع الله على قلبه،
“Barangsiapa meninggalkan shalat Jumat tiga kali karena sikap meremehkan, maka Allah akan mengunci hatinya.
Ketika Allah mengunci hati seseorang, ia akan menganggap kebatilan sebagai kebenaran, sebagaimana firman Allah Ta’ala :
وما يكذب به إلا كل معتدٍ أثيم إذا تتلى عليه آياتنا قال أساطير الأولين كلا بل ران على قلوبهم ما كانوا يكسبون.
“Dan tidak ada yang mendustakan (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa. Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, ia berkata, ‘Itu hanyalah dongeng orang-orang terdahulu.’ Sekali-kali tidak! Bahkan, noda perbuatan mereka telah menutupi hati mereka.”
[QS. Al-Mutaffifin 12-14]
Artinya: “Tidak, Al-Qur’an itu bukan dongeng orang-orang terdahulu.” Akan tetapi, tatkala orang tersebut melakukan perbuatan maksiat dan dosa, dengan itu hatinya jadi gelap dosa-dosa itu pun menumpuk di atasnya; akibatnya, ia memandang Al-Qur’an yang agung itu tak lebih dari sekadar dongeng-dongeng, ia tidak merasakan manisnya Al-Qur’an maupun ketenangan jiwa darinya.
Kita berlindung kepada Allah darinya.
Yang jelas, dosa dan maksiat memiliki dampak negatif, kita berlindung kepada Allah, baik terhadap hati maupun perbuatan seseorang.
Oleh karena itu, wahai Muslim, selamatkanlah dirimu dari bahaya maksiat dengan bertobat kepada Allah Ta’ala; jika tobatmu tulus, maka Allah pasti akan menerimanya.
📑 Fatwa Nur ‘ala al-Darbi
Kaset No. [354]
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo