MELURUSKAN SHAF DENGAN SALING MENEMPELKAN BAHU DAN KAKI
🕌🌻🚦 MELURUSKAN SHAF DENGAN SALING MENEMPELKAN BAHU DAN KAKI
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Diantara hal yang menunjukkan betapa pentingnya meluruskan shaf dalam shalat, adalah perbuatan Amirul Mukminin, Umar bin Al-Khatab dan juga Utsman radhiyallahu anhuma, tatkala jumlah jamaah semakin banyak, maka keduanya menunjuk seorang utusan untuk berjalan di antara shaf untuk meluruskannya.
Sampai utusan tersebut kembali dan mengabarkan kepadanya bahwa shaf telah lurus, maka beliaupun bertakbir untuk shalat.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya meluruskan shaf di sisi syariat Islam.
Melakukannya dengan menempelkan kaki dengan kaki temannya, dan menempelkan bahu dengan bahu temannya, hal ini untuk dua tujuan :
Yang pertama: Untuk meluruskan shaf.
Perkara kedua: Untuk menutup celah dan celah.
Sebagaimana dikatakan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah dalam kitab Fath Al-Bari:
“Yang dimaksud dengan ini adalah untuk memaksimalkan dalam meluruskan shaf dan menutup celah.”
Dengan itu, menjadi jelas kesalahan mereka yang memahami perbuatan para sahabat, dengan mengangkangkan kedua kaki sedemikian rupa sehingga telapak kakinya menyentuh telapak kaki orang di sebelahnya, sementara bahu mereka terpisah jauh. Ini adalah bid’ah, tidak mengikuti sunnah para sahabat raḍiyallāhu ‘anhum dan dengannya tidak menutup celah diantara shaf.
📑 Majmu’ Al-Fatawa 13/57
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo