FiqihPuasa

ANJURAN MEMPERBANYAK PUASA SUNNAH DI BULAN SYA’BAN

🌙🌹📆 ANJURAN MEMPERBANYAK PUASA SUNNAH DI BULAN SYA’BAN

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anhaa berkata :

لَمْ يَكُنِ النبيُّ ﷺ يَصُوم مِنْ شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّه كانَ يَصُوم شَعْبَانَ كلَّه. وفي رواية: كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ إِلاَّ قَلِيلًا. متفقٌ عليه.

Tidak pernah Nabi ﷺ melakukan ibadah puasa di satu bulan yang lebih banyak daripada bulan sya’ban, maka sesungguhnya dahulu beliau berpuasa sya’ban semuanya.

Dalam riwayat yang lainnya Aisyah mengatakan :
Dahulu Rasulullah ﷺ berpuasa di bulan sya’ban kecuali sedikit yang beliau tidak berpuasa.

[Muttafaqun alaihi]

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Diantara bulan yang disyariatkan untuk kita berpuasa adalah bulan sya’ban, dulu Nabi ﷺ berpuasa di bulan sya’ban semuanya, atau semuanya kecuali sedikit, sebagaimana Aisyah meriwayatkan hal itu

Oleh karena itu sepantasnya bagi seorang untuk memperbanyak puasa di bulan sya’ban lebih dari di bulan-bulan yang lainnya.
Karena Nabi ﷺ dahulu berpuasa padanya.
Para ulama mengatakan hikmah dari hal itu bahwasanya bulan sya’ban itu adalah bulan sebelum Ramadan, maka itu ibaratnya seperti shalat rawatib sebelum shalat fardhu.

📑 Syarh Riyadh ash-Shalihiin 3/502

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo