Aqidah

MAKNA TIDAK ADA YANG MENOLAK TAKDIR KECUALI DOA

⏳📚📌  MAKNA TIDAK ADA YANG MENOLAK TAKDIR KECUALI DOA

 

Pertanyaan no 9 Fatwa no 8946

 

Pertanyaan :

 

Apakah doa itu bisa menolak takdir?

 

Jawaban :

 

Allah Taala mensyariatkan berdoa dan memerintahkannya,  Allah berfirman :

 

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِیۤ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ

 

Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan untuk kalian.” [QS. Ghafir: 60]

 

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِی عَنِّی فَإِنِّی قَرِیبٌۖ أُجِیبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ

 

Maka jika hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah : Sesungguhnya Aku dekat, Aku mengabulkan doa seorang yang berdoa jika ia berdoa kepadaKu.” [QS. Al-Baqarah: 186]

 

Jika hamba menjalankan sebab yang disyariatkan dan berdoa, maka itu termasuk takdir. Maka itu namanya menolak takdir dengan takdir jika Allah menghendaki hal itu.

Dan telah tetap dalam hadits shahih beliau ﷺ bersabda :

 

إن العبد ليحرم الرزق بالذنب يصيبه ولا يرد القدر إلا الدعاء ولا يزيد في العمر إلا البر

 

Sesungguhnya seorang hamba akan diharamkan rezeki karena dosa yang dia lakukan. Dan tidak bisa menolak takdir kecuali doa, dan tidak menambah umur kecuali amal kebajikan.”

Allah semantara tempat meminta Taufik, semoga shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi kita Muhamad, keluarganya dan para sahabatnya.

 

📑 Fatwa Al-Lajnah Ad-Daaimah 1/107

 

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

 

💽||_Join chanel telegram

http://telegram.me/ahlussunnahposo