BINASALAH TUMIT-TUMIT DARI API NERAKA

Syaikh Abdullah Al-Bassaam rahimahullah

Dari Abdullah bin ‘Amer bin ‘Ash, Abu Hurairah dan ‘Aisyah radhiyallahu anhum mereka berkata, Rasulullah ﷺ bersabda :

ويل للأعقاب من النار

“Binasalah tumit-tumit api neraka.”
(Muttafaq alaih)

Nabi ﷺ memperingatkan dari mengenteng-entengkan masalah wudhu dan meremehkannya, dan beliau mendorong kita untuk memberi perhatian dan menyempurnakannya. Maka tatkala bagian belakang kaki (tumit) kebanyakan tidak terkena air wudhu, sehingga terjadi cacat dalam bersuci dan shalat karenanya, beliau mengabarkan kalau adzab akan ditimpakan kepadanya dan juga kepada pelakunya yg meremehkan bersuci yg syar’i.

Faedah dari hadits :

1⃣ Wajibnya perhatian terhadap anggota wudhu dan tidak boleh terlewat sedikitpun. Dan hadits ini menyebutkan dua kaki dan juga dikiaskan dengan anggota badan yg lainnya.

2⃣ Ancaman yg keras buat orang yg anggota wudhunya tidak terkena air dalam wudhunya.

3⃣ Sesungguhnya yg wajib dalam kedua kaki adalah membasuhnya ketika berwudhu. Dan itu adalah yg diterangkan dalam dalil-dalil yg shahih dan ijmak umat. Berbeda dengan keganjilan kaum syiah yg menyelisihi kebanyakan umat, menyelisihi hadits-hadits yg pasti, tentang perbuatan Nabi ﷺ dan apa yg beliau ajarkan kepada sahabatnya. Sebagaimana mereka juga menyelisihi qiyas yg lurus, sesungguhnya membasuh kedua kaki itu lebih pantas dan lebih bersih daripada mengusap. Dan ini lebih pas dan dekat kepada makna (kesucian).

? Taisir Al-Allaam 8-9

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

?||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo

?||_Kunjungi :
www.mahad-arridhwan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *