tholibul ilmi

JANGAN ASAL COMOT DALAM MENIMBA ILMU

🔍📚❌ JANGAN ASAL COMOT DALAM MENIMBA ILMU

Dari Ar-Rabi’ bin Sulaiman berkata, aku mendengar Syafi’i ketika disebutkan seorang yang menuntut ilmu dengan serampangan, beliau berkata :

“Ini seperti pencari kayu bakar di malam hari (haathibul lail), ia mengambil seikat kayu bakar, lalu ia memikulnya. Bisa jadi di dalamnya ada ular berbisa lalu menggigitnya dalam keadaan dia tidak tahu.”

Ar-Rabi’ mengatakan :
“Yakni orang-orang yang tidak menanyakan dalil, dari mana dalilnya masalah ini?”

Aku (Ibnu Abi Haatim) katakan :
“Yakni orang yang mencatat ilmu dalam keadaan ia tidak paham, mencatat ilmu dari pendusta, dari orang yang sedikit jujur, dari ahli bidah dan selainnya. Menimba ilmu dari para pendusta ahli bidah dan kebatilan. Maka hal itu menjadi kelemahan dalam imannya, dalam keadaan ia tidak menyadarinya.”

📑 Aadaab Asy-Syafi’i 74

عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ سُلَيْمَانَ، قَالَ:

” سَمِعْتُ الشَّافِعِيَّ، وَذُكِرَ من يَحْمِلُ الْعِلْمَ جِزَافًا، فَقَالَ: هَذَا مِثْلُ حَاطِبِ لَيْلٍ، يَقْطَعُ حُزْمَةَ الْحَطَبِ، فَيَحْمِلُهَا، وَلَعَلَّ فِيهَا أَفْعَى تَلْدَغُهُ، وَهُوَ لا يَدْرِي “.
قَالَ الرَّبِيعُ: يَعْنِي الَّذِينَ لا يَسْأَلُونَ عَنِ الْحُجَّةِ، مِنْ أَيْنَ هِيَ؟ .

قُلْتُ (يعني ابن أبي حاتم الرازي) : يَعْنِي مَنْ يَكْتُبُ الْعِلْمَ عَلَى غَيْرِ فَهْمٍ،
وَيَكْتُبُ عَنِ الْكَذَّابِ، وَعَنِ الصَّدُوقِ، وَعَنِ الْمُبْتَدِعِ وَغَيْرِهِ، فَيَحْمِلُ عَنِ الْكَذَّابِ وَالْمُبْتَدِعِ الأَبَاطِيلَ، فَيَصِيرُ ذَلِكَ نَقْصًا لإِيمَانِهِ، وَهُوَ لا يَدْرِي.

آداب الشافعي 74

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo