RUKUN-RUKUN SHALAT (Bagian pertama)
🕌🔍📚 RUKUN-RUKUN SHALAT
(Bagian pertama)
Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah
Rikun-rukun shalat itu ada empat belas, yaitu sebagaimana berikut :
1⃣ Rukun pertama : Adalah berdiri dalam shalat.
Maka jika seorang tidak mampu berdiri karena sakit maka dia bisa shalat sesuai kondisinya, bisa sambil duduk atau berbaring.
Semisal orang sakit juga seorang yang sedang berperang, atau yang tidak punya pakaian, atau orang yang mesti duduk atau berbaring karena sedang pengobatan yang tidak boleh berdiri.
Demikian juga seorang yang tidak bisa berdiri karena pendeknya atap dan dia tidak bisa keluar.
Demikian juga diberi udzur tidak berdiri, bagi orang yang bermakmum di belakang imam yang tidak mampu berdiri, maka jika ia shalat sambil duduk, maka yang dibelakangnya shalat duduk dalam rangka ikut imam. Karena Nabi ﷺ dulu ketika sakit, beliau shalat sambil duduk dan memerintahkan yang di belakang beliau untuk duduk.
Adapun shalat sunnah maka engkau boleh shalat sambil berdiri dan duduk, maka tidak wajib berdiri padanya. Karena Nabi ﷺ kadang pernah shalat sunnah sambil duduk tanpa ada udzur.
2⃣ Rukun kedua : Takbiratul Ihram di awalnya.
Berdasarkan sabda Nabi ﷺ :
“Kemudian hendaknya engkau menghadap kiblat dan bertakbir.”
[HR.Bukhari Muslim]
Dan sabda beliau ﷺ ;
“Dan yang mengharamkan (segala gerakan selain gerakan shalat) adalah takbir.”
[HR.Ahmad]
3⃣. Rukun ketiga : Membaca Al-Fatihah
Berdasarkan hadits :
لا صلاة لمن لا يقرأ بفتحة الكتاب
“Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca surat Al-Fatihah.” [HR. Bukhari Muslim]
Membacanya adalah rukun dalam setiap rakaat. Apakah Al-Fatihah itu wajib bagi setiap orang yang shalat, ataukah wajib bagi imam dan orang yang shalat sendiri saja? Dalam masalah ini ada perselisihan para ulama, dan yang lebih berhati-hati adalah makmum tetap bersemangat membacanya dalam shalat yang imam membaca pelan dan membacanya di saat diamnya imam saat shalat jahriyah.
4⃣ Rukun ke empat :
Rukuk dalam setiap rakaat. Rukuk secara bahasa adalah menunduk, dan rukuk yang sudah mencukupi adalah seorang menunduk sampai kedua telapak tangannya menyentuh dua lututnya. Dan rukuk bagi orang yang shalat duduk adalah tatkala wajahnya menghadap belakang lututnya ke arah bumi.
5⃣ – 6⃣ Rukun kelima dan enam : Bangkit dari rukuk dan i’tidal sambil berdiri seperti keadaan sebelum rukuk. Karena Nabi ﷺ selalu melakukannya dan beliau bersabda :
صلوا كما رأيتموني أصلي
“Shalatlah kalian sebagaimana melihat aku shalat.” [HR.Bukhari Muslim].
7⃣. Rukun ke tujuh : Sujud, yaitu meletakkan jidat ke bumi dan anggota sujudnya ada tujuh. Dalam setiap rakaat dua kali. Anggota yang tujuh adalah : Jidat, hidung, dua tangan, dua lutut dan kedua ujung kaki.
Maka setiap anggota sujud ini harus menempel ke tempat sujud selama memungkinkan.
Dan sujud adalah rukun shalat yang paling agung.
أقرب ما يكون العبد من ربه وهو ساجد
“Paling dekatnya seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika dia sujud,” [HR. Muslim.]
Maka keadaan yang paling utama bagi hamba adalah ketika dia paling dekat dengan Allah, yaitu saat sujud.
📑 Al-Mulakhkhash Al-Fiqhiy 68-70
⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo