BUKANLAH WALI ALLAH, ORANG-ORANG YANG MENGAKU DIRINYA WALI
📍🌤🚦BUKANLAH WALI ALLAH, ORANG-ORANG YANG MENGAKU DIRINYA WALI
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Karamah, maknanya adalah segala perkara yang di luar kebiasaan yang Allah tampakkan hal ini melalui orang-orang yang mengikuti rasulNya.
Ini adalah Karamah, yaitu perkara yang luar biasa yang Allah tampakkan melalui para pengikut rasulNya, dalam rangka untuk memuliakannya atau untuk menolong kebenaran.
Dan Karamah ini telah tetap berdasarkan Al-Kitab dan As-Sunnah serta kenyataan.
Akan tetapi, siapakah para wali itu?
Para wali adalah orang-orang yang Allah terangkan dalam firmanNya :
أَلَآ إِنَّ أَوۡلِيَآءَ ٱللَّهِ لَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَكَانُواْ يَتَّقُونَ
“Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa.”
[QS. Yunus 62-63]
Mereka adalah para wali, mereka mengumpulkan antara iman dan taqwa.
Dan bukanlah yang namanya wali adalah mereka yang mengaku-ngaku dirinya sebagai Wali Allah, dalam keadaan mereka sebenarnya adalah musuh-musuhNya.
Sebagaimana yang terjadi di sebagian negeri, ada seorang yang mengaku dirinya wali, padahal dia ahli maksiat, dia orang fasiq, mengajak manusia untuk menyembah dirinya, mengajak manusia mentaati dirinya dalam segala perkara.
Dia mengaku kalau Allah telah menghalalkan segala sesuatu untuknya, sampai perkara-perkara yang haram Allah menghalalkan untuknya, karena dia sudah mencapai tingkat wali.
Mereka bukanlah wali Allah, justru mereka adalah musuh Allah. Wali Allah adalah orang-orang yang bertakwa.
📑 Syarh Riyadh Ash-Shalihin 4/125
#wali #taqwa #karamah
⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo