HUKUM IKUT QUNUT BELAKANG IMAM YANG QUNUT DALAM SHALAT SHUBUH.

🕌🚦🌴HUKUM IKUT QUNUT BELAKANG IMAM YANG QUNUT DALAM SHALAT SHUBUH.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan :

Imam masjid yang kami shalat bersamanya melakukan qunut di sebagian besar shalat subuhnya, dan jarang dia meninggalkannya.
Karena kami dalam keadaan shalat di belakangnya, apakah makmum itu boleh mengangkat kedua tangannya di belakangnya?

Jawaban :

Apabila dia melakukan qunut, maka tidak mengapa engkau qunut bersamanya.
Akan tetapi yang afdhal, engkau tidak melakukan hal itu, yang sesuai sunnah adalah tidak qunut untuk shalat subuh, kecuali dalam shalat witir saja, atau kecuali di saat terjadi nawazil (kejadian luar biasa).

Apabila terjadi kejadian luar biasa yang menimpa kaum muslimin seperti perang, musuh menyerang, maka dia berdoa dalam shalatnya sesudah ruku, mengangkat kedua tangannya, berdoa melakukan qunut nazilah, sebagaimana Nabi ï·º melakukan hal itu dalam shalat shubuh dan selainnya.

Adapun membiasakan qunut di shalat shubuh terus menerus, maka ini menyelisihi sunnah.
Yang benar, tidak perlu melakukannya. Akan tetapi kalau engkau shalat bersama imam yang qunut, maka tidak mengapa engkau mengaminkan doanya, engkau mengangkat kedua tanganmu.

📑 Majmu Al-Fatawa 10/264

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo