PENJELASAN, BAHWASANYA MAYIT AKAN DIAZAB KARENA ADA KELUARGANYA YANG MENANGISINYA.

💦💦 PENJELASAN, BAHWASANYA MAYIT AKAN DIAZAB KARENA ADA KELUARGANYA YANG MENANGISINYA.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah.

Pertanyaan :

Apa makna hadits Nabi ﷺ :
Sesungguhnya seorang mayit akan disiksa karena sebab keluarganya menangisinya?

Jawaban :

Maknanya, sesungguhnya mayit apabila keluarganya menangisinya, maka dia akan mengetahui akan hal itu dan akan terasa menyakitkan baginya, bukan bermakna Allah akan menyiksa karena sebab hal itu. Karena Allah berfirman :

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةࣱ وِزۡرَ أُخۡرَىٰۚ .

“Dan tidaklah seseorang menanggung dosa orang lain.”
[QS. Fathir 18]

Azab itu tidaklah harus berupa siksaan, bukankah engkau melihat sabda Nabi ﷺ :

إن السفر قطعة من العذاب.

“Sesungguhnya Safar itu adalah potongan dari azab.”

Dan safar itu bukanlah siksaan, akan tetapi seorang akan terganggu dan terasa capek.

Demikian juga apabila keluarganya mayit, jika keluarganya menangisinya maka dia akan terasa sakit terasa capek karena sebab itu. Walaupun hal ini bukanlah siksaan dari sisi Allah kepadanya.
ini adalah tafsir bagi hadits tersebut, tafsir yang jelas yang terang dan tidak ada lagi masalah.

Tidak perlu lagi untuk mengatakan : adzab ini adalah untuk orang-orang yang mayit berwasiat untuk diratapi (sebelum matinya), atau bagi orang-orang yang kebiasaan keluarganya adalah meratapi tapi dia tidak melarang ketika dia meninggal.

Bahkan kita katakan semuanya orang akan di azab dengan sesuatu kadang dia tidak termudharatkan dengannya.

📑 Majmu’ Al-Fatawa 17408

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo