DOA NABI ﷺ AGAR KUBUR BELIAU TIDAK DIJADIKAN SEBAGAI TEMPAT KESYIRIKAN.
📚🚦⚖ DOA NABI ﷺ AGAR KUBUR BELIAU TIDAK DIJADIKAN SEBAGAI TEMPAT KESYIRIKAN.
Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah
Rasulullah ﷺ bersabda:
اللهم لا تجعل قبري وثناً يُعبد، اشتد غضب الله على قوم اتخذوا قبور أنبيائهم مساجد.
“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan kuburanku sebagai berhala yang disembah. Murka Allah sangat besar terhadap kaum yang menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai tempat ibadah.”
[HR. Malik dalam Al-Muwatha’]
Rasulullah ﷺ bersabda:
اللهم لا تجعل قبري وثناً يُعبد”
“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan kuburku sebagai berhala yang disembah.”
Ini adalah doa dari Rasulullah ﷺ di mana beliau memohon kepada Rabbnya untuk melindungi kuburnya dari dikultuskan yang berlebihan, seperti yang terjadi pada kubur para nabi terdahulu dilakukan oleh Yahudi dan Nasrani, yang mengkultuskan nabi-nabi mereka secara berlebihan.
Beliau berdoa:
اللهم لا تجعل قبري وثناً يُعبد”
“Ya Allah, jangan jadikan kuburku sebagai berhala yang disembah.” Ini menunjukkan bahwa penghormatan yang berlebihan terhadap kubur akan mengubahnya menjadi berhala. Inilah sisi pendalilan dari hadits untuk bab ini.
Akan tetapi Allah melindungi kubur beliau dari yg demikian, Alhamdulillah.
Dengan dimakamkan di rumah beliau dan mencegah orang-orang mengaksesnya. Kubur beliau, akan tetapi kubur beliau dilindungi dari pengkultusan.
Ini sebagai jawaban atas doa Rasulullah ﷺ, Beliau dimakamkan di rumahnya karena alasan ini.
Sebagaimana yang dikatakan Aisyah:
“Seandainya bukan karena itu, kubur beliau akan ditampakkan, tetapi dikhawatirkan akan dijadikan sebagai tempat ibadah.”
Maka Nabi Muhammad ﷺ dimakamkan di rumahnya karena rahasia yang mulia: untuk melindunginya dari orang-orang yang datang kepadanya untuk memohon, berdoa di kubur beliau, dan mencari keberkahan darinya.
📑 I’aanat Al-Mustafid bi Syarh Kitab al-Tauhid 1/301
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo