FiqihPuasaZakat

WANITA HAMIL DAN MENYUSUI ITU CUKUP MEMBAYAR FIDYAH DAN TIDAK MENGGANTI PUASA.

📚🍼🍇 WANITA HAMIL DAN MENYUSUI ITU CUKUP MEMBAYAR FIDYAH DAN TIDAK MENGGANTI PUASA.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma :

إذا خافت الحامل على نفسها , والمرضع على ولدها فى رمضان قال: يفطران , ويطعمان مكان كل يوم مسكينا , ولا يقضيان صوما “.

Jika seorang wanita hamil takut keselamatan dirinya, seorang yang menyusui kawatir akan anaknya di bulan ramadhan, Ibnu Abbas berkata : Keduanya berbuka dan membayar fidyah memberi makan faqir miskin setiap hari yang dia tinggalkan dan tidak mengqadha (mengganti) puasa.
Syaikh Al-Albani berkata : Sanadnya shahih sesuai syarat Muslim.

Dalam riwayat lain darinya dengan sanad tersebut, dari Ibnu Abbas,

أنه رأى أم ولد له حاملا أو مرضعا فقال: أنت بمنزلة الذى لا يطيق , عليك أن تطعمى مكان كل يوم مسكينا ولا قضاء عليك.

sesungguhnya beliau pernah melihat seorang Ummul walad (budak wanita yg hamil karena majikannya) dalam keadaan hamil atau menyusui, maka Ibnu Abbas berkata kepadanya :
Engkau kedudukannya seperti seorang yang berat berpuasa atasnya, engkau wajib membayar fidyah memberi makan setiap harinya satu faqir miskin, dan tidak ada kewajiban qadha (mengganti puasa) atasmu.

Dalam riwayat lain ada tambahan :

أن هذا إذا خافت على نفسها “.

“Hal ini apabila dia mengkhawatirkan dirinya.”

Dalam riwayat Daruquthni :

أنت من الذين لا يطيقون الصيام , عليك الجزاء , وليس عليك القضاء “.

Engkau termasuk orang-orang yang berat baginya berpuasa, engkau wajib membayar fidyah dan tidak wajib mengqadha.

📑 Disadur dari Irwaa’ Al-Ghalil 4/19

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo