ISA AL-MASIH MENGINGKARI DAN MENDUSTAKAN ORANG-ORANG YANG MENYEMBAH DIRINYA
📚🚦📌 ISA AL-MASIH MENGINGKARI DAN MENDUSTAKAN ORANG-ORANG YANG MENYEMBAH DIRINYA
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah
لَقَدۡ كَفَرَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓاْ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلۡمَسِيحُ ٱبۡنُ مَرۡيَمَۖ وَقَالَ ٱلۡمَسِيحُ يَٰابَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمۡۖ إِنَّهُۥ مَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ ٱلۡجَنَّةَ وَمَأۡوَىٰهُ ٱلنَّارُۖ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٖ.
Sungguh, telah kafir orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itu dialah Al-Masih putra Maryam.” Padahal Al-Masih (sendiri) berkata,
“Wahai Bani Israil! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhan kalian.” Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zalim itu.”
[QS. Al-Ma’idah: 72]
Allah Yang Maha Kuasa mengkabarkan kepada kita tentang kekafiran orang-orang Nasrani dalam pernyataan mereka:
“Allah adalah al-Masih, putra Maryam,” dengan alasan yg rancu bahwa Al-Masih lahir dari seorang ibu tanpa ayah, yang menyelisihi kebiasaan penciptaan ilahi yang telah ditetapkan. Namun, kondisinya, beliau (Isa Al-Masih) alaihis salaam justru mendustakan anggapan mereka ini, dengan mengatakan kepada mereka:
يَٰابَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمۡۖ
“Wahai Bani Israil sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhan kalian.”
Beliau menegaskan kalau dirinya adalah hamba sepenuhnya (bukan Tuhan) dan menetapkan bagi Tuhannya sifat Ketuhanan mutlak atas seluruh makhluk, Nabi Isa berkata :
إِنَّهُۥ مَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ
“Sesungguhnya barang siapa yang mempersekutukan Allah”
dengan siapa pun dari makhluk ciptaan, baik Nabi Isa maupun selainnya.
فَقَدۡ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ ٱلۡجَنَّةَ
“Maka Allah akan mengharamkan surga baginya, dan tempat kembalinya adalah neraka.”
Hal ini karena ia telah menyamakan makhluk dengan Sang Pencipta dan mengarahkan tujuan Allah menciptakan makhluk—yaitu, ibadah yang murni—kepada selainNya, maka ia pantas untuk kekal di neraka.
وَمَأۡوَىٰهُ ٱلنَّارُۖ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٖ.
“Dan orang-orang yang berbuat syirik tidak akan mempunyai penolong” untuk menyelamatkan mereka dari azab Allah atau untuk menolak sebagian dari apa yang telah menimpa mereka.
📑 Taisir Karriim Ar-Rahmaan surat Al-Maidah 72
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo