Tafsir

MEMBACA AL-QURAN ADALAH PERDAGANGAN YANG PALING UTAMA 

⚖📚🏠 MEMBACA AL-QURAN ADALAH PERDAGANGAN YANG PALING UTAMA 

Allah Taala berfirman :

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتۡلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُواْ مِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ سِرّٗا وَعَلَانِيَةٗ يَرۡجُونَ تِجَٰرَةٗ لَّن تَبُورَ

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Al-Qur`ān) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.”
[QS. Fathir: 29]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata
.

أي: لن تكسد وتفسد، بل تجارة، هي أجل التجارات وأعلاها وأفضلها، ألا وهي رضا ربهم، والفوز بجزيل ثوابه، والنجاة من سخطه وعقابه، وهذا فيه أنهم يخلصون بأعمالهم، وأنهم لا يرجون بها من المقاصد السيئة والنيات الفاسدة شيئا.

Perdagangan yang tidak akan merugi, tidak akan rusak, bahkan perdagangan yang yang paling besar, yang paling berharga dan paling utama, yaitu perdagangan meraih Ridha Allah, berhasil meraih pahala dan selamat dari murka dan Siksa-Nya.
Di dalam ayat ini, dikarenakan mereka mengikhlaskan amalan mereka dan tidak ada dalam amalan mereka maksud yang jelek dan niatan rusak sedikitpun.

📑 Taisir Kariimir Rahman surat Fathir ayat 29

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo