Jihad

MENGAPA SEKARANG INI BELUM DISYARIATKAN BERJIHAD MEMERANGI ORANG KAFIR?

📚⚔🛡 MENGAPA SEKARANG INI BELUM DISYARIATKAN BERJIHAD MEMERANGI ORANG KAFIR?

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahullah

Pertanyaan :

Mengapa kaum muslimin tidak menunaikan jihad melawan negara-negara kafir?

Jawaban :

Jihad itu hukumnya fardhu kifayah, jika sudah ditunaikan sebagian orang maka gugurlah dari yang lain. Jika belum ditunaikan oleh mereka yang mencukupi, maka wajib atas mereka semua.

Akan tetapi setiap kewajiban itu dipersyaratkan harus punya kemampuan, dalilnya dari Al-Quran dan as-Sunnah dan juga realita. Adapun dalam Al-Quran Allah berirman :

لَا یُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۚ

Allah tidak membebani jiwa kecuali sesuai kemampuannya.”
[QS. Al-Baqarah 286]

FirmanNya :

فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ مَا ٱسۡتَطَعۡتُمۡ

Bertakwalah kalian kepada Allah sesuai kemampuan kalian.” [QS. At-Taghabun 16]

Dan FirmanNya :

وَمَا جَعَلَ عَلَیۡكُمۡ فِی ٱلدِّینِ مِنۡ حَرَجࣲۚ

Dan Dia tidaklah menjadikan kesulitan dalam agama ini.”
[QS. Al-Hajj 78]

Maka jihad itu, jika masih ada kesulitan, maka tidak ada kewajiban jihad dalam syariat. Maka jika sudah memiliki kemampuan untuk berjihad maka itu mudah dengan izin Allah Taala. Jika belum memiliki kemampuan berjihad, maka tiada kewajiban jihad.

2⃣ Adapun dalil dari Sunnah adalah sabda Nabi ﷺ :

إذا أمرتكم بأمر فأتوا منه ما استطعتم.

Jika aku memerintahkan kalian dengan satu perintah, maka jalankan semampu kalian.”
[HR. Bukhari]

Hadits ini berlaku umum untuk semua perintah. Karena ucapan beliau : (بأمر) itu bentuk nakirah dalam konteks syarat, maka berlaku umum.

3⃣ Adapun realita : Dahulu Nabi ﷺ di Mekkah mengajak kepada manusia untuk mengesakan Allah dan mengerjakan shalat, beliau menjalani hal ini selama 13 th, dalam keadaan beliau belum diperintahkan berjihad. Padahal gangguan yang dialami beliau dan kaum mukminin pengikut beliau sangatlah berat. Tapi beliau belum diperintahkan berperang, karena mereka belum mampu. Maka Allah tidak mewajibkan mereka berperang kecuali setelah umat Islam memiliki negara dan kekuatan. Allah Taala berfirman :

أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَٰتَلُونَ بِأَنَّهُمۡ ظُلِمُواْۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ نَصۡرِهِمۡ لَقَدِيرٌ

Diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka dizalimi. Dan sungguh, Allah Mahakuasa menolong mereka itu.”
[QS. Al-Hajj 39]

Demikian juga kita katakan untuk realita sekarang, karena belum ada kemampuan kaum muslimim untuk berperang melawan orang kafir. Persenjataan yang sudah tidak dipakai lagi orang kafir, sekarang ini yang dimiliki oleh kaum muslimin.
Senjata terkuat milik kaum muslimin sekarang ini tidak ada apa-apanya dibandingkan milik orang kafir.
Oleh karena itu termasuk kebodohan ketika ada orang yang mengatakan : “Sesungguhnya wajib kaum muslimin sekarang berperang melawan orang kafir.”
Ucapan ini tidak sesuai hikmah Allah dan juga tidak sesuai syariatNya.
Maka yang wajib dilakukan kaum muslimin sekarang adalah menjalankan segala yg Allah perintahkan, Allah Taala berfirman :

وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا ٱسۡتَطَعۡتُم مِّن قُوَّةٖ

Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kalian miliki.”
[QS. Al-Anfal 60]

Dan kekuatan yang paling penting adalah Kekuatan Iman dan Takwa, karena dengan Iman dan Takwa kaum muslimin akan bisa menundukkan hawa nafsu dan cinta dunia.
Dan keadaan para sahabat radiyallahu ‘anhum sangat berbeda dengan keadaan kaum muslimin sekarang.
Para sahabat berperang untuk meninggikan kalimat Allah dan mereka benci hidup dalam kehinaan.

Maka wajib kaum muslimin mempersiapkan kekuatan semampunya, yang paling pertama : iman dan takwa.
Kemudian setelah iman dan takwa hendaknya kaum muslimin menyiapkan senjata dan mempelajari ilmu agama sebagaimana selain mereka belajar. Akan tetapi kaum muslimin belum menjalankan kewajiban ini.

Maka yang wajib di zaman ini adalah mempersiapkan bekal iman dan takwa, mencurahkan segala upaya. Dan perkara yang belum mampu, maka kita tidak dibebani atasnya, kita memohon pertolongan kepada Allah menghadapi musuh-musuh ini.
Allah Maha Mampu mengalahkan musuh, kalau Allah kehendaki Dia akan menolong kaum muslimin. Allah Taala berfirman :

وَلَوۡ یَشَاۤءُ ٱللَّهُ لَٱنتَصَرَ مِنۡهُمۡ وَلَـٰكِن لِّیَبۡلُوَا۟ بَعۡضَكُم بِبَعۡضࣲۗ وَٱلَّذِینَ قُتِلُوا۟ فِی سَبِیلِ ٱللَّهِ فَلَن یُضِلَّ أَعۡمَـٰلَهُمۡ

Dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kalian satu sama lain. Dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyia-nyiakan amal mereka.”
[QS. Muhammad: 4]

📑 Majmu Al-Fatawa 25/307-310

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo