DI MANA ALLAH?
🌻💐🌾 DI MANA ALLAH?
Dari Muawiyah bin Al-Hakam As-Sulami radhiyallahu ‘anhu, berkata,
Dulu saya memiliki seorang budak perempuan yang menggembala domba-dombaku di daerah Uhud dan Jawanibah.
Suatu hari saya memeriksanya, dan ternyata ada serigala yang telah memangsa satu ekor dombanya. Aku adalah manusia biasa seperti mereka, bisa marah sebagaimana mereka marah, tetapi aku menamparnya satu kali, kemudian aku mendatangi Rasulullah ﷺ dan beliau menganggap saya melakukan salah besar.
Maka aku berkata, Wahai Rasulullah, tidakkah saya membebaskan dia saja?
Lalu beliau menjawab : Datangkan budak tersebut kepadaku.
Maka beliau bertanya kepadanya :
أين الله؟ قالت: في السماء، قال: من أنا؟
قالت: أنت رسول الله، فقال ﷺ: :
أعتقها، فإنها مؤمنة.
Di mana Allah? Sang budak menjawab : Allah di atas langit.
Kemudian beliau berkata lagi : Siapa saya?
Sang budak menjawab : Engkau adalah utusan Allah.
Maka beliau mengatakan :
Bebaskan dia, karena sesungguhnya dia adalah seorang wanita beriman.
[HR Muslim Abu Daud.]
📌 Syaikh Muhammad bin Jamil Zainuu rahimahullah
Dalam haditsnya terdapat beberapa faedah :
1⃣ Wajibnya menanyakan permasalahan tauhid, dan termasuk tauhid adalah mengimani sifat Tingginya Allah di atas Arsy-Nya, dan mengetahui hal itu hukumnya wajib.
2⃣ Disyariatkannya untuk bertanya di mana Allah? Dan ini adalah sunnah, yang mana Rasulullah ﷺ menanyakan hal ini (kepada budak tersebut).
3⃣ Disyariatkan untuk menjawab bahwasanya Allah itu berada di atas langit, karena beliau menyetujui jawaban budak wanita tersebut. Dan jawaban tersebut memang sesuai dengan Al-Quran. Allah Taala berfirman :
ءَأَمِنتُم مَّن فِی ٱلسَّمَاۤءِ أَن یَخۡسِفَ بِكُمُ ٱلۡأَرۡضَ فَإِذَا هِیَ تَمُورُ.
“Apakah kalian merasa aman dari Dia yang di atas langit, bisa membuat kalian ditelan bumi ketika tiba-tiba bumi berguncang?”
[QS. Al-Mulk 16]
4⃣ Keyakinan bahwasanya Allah berada di atas langit merupakan dalil akan benarnya keimanan seseorang, dan ini wajib diyakini setiap mukmin.
5⃣ Di sini ada bantahan terhadap kesalahan sebagian orang, yang mengatakan Allah itu ada di mana-mana. Yang benar, Allah itu bersama kita dengan ilmuNya, bukan dengan ZatNya.
📑 Disadur dari Kaifa Nurabbi Aulaadana 18-19
⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo