Keikhlasan

ANTARA NIAT BERAMAL SHALIH MENGHARAP AKHIRAT DAN MEMPEROLEH KEUNTUNGAN DUNIA

πŸ“ŒπŸ˜πŸš¦Β ANTARA NIAT BERAMAL SHALIH MENGHARAP AKHIRAT DAN MEMPEROLEH KEUNTUNGAN DUNIA

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata:

Adapun beramal karena tujuan dunia atau meraih tujuan-tujuan dunia, maka :

1⃣ Apabila seluruh niatan seorang hamba adalah untuk tujuan ini, dan dia tidak memiliki keinginan mencari wajah Allah dan alam akhirat, maka orang ini tidak akan mendapatkan bagian dari pahala alam akhirat. Dan amalan dengan sifat seperti ini tidaklah muncul dari seorang mukmin, karena seorang mukmin, walaupun dia lemah Iman, dia mesti mengharapkan wajah Allah dan negeri akhirat.

2⃣ Adapun seorang yang beramal untuk mencari wajah Allah dan mencari keuntungan dunia, dan dua tujuan ini sama kuatnya atau mirip, maka orang ini walaupun dia seorang mukmin, maka sesungguhnya dia itu kurang iman, tauhid dan keikhlasannya.
Dan amalannya akan berkurang karena keikhlasannya tidak sempurna.

3⃣ Adapun kalau ada seorang beramal untuk Allah Semata, dia mengikhlaskan amalannya dengan keikhlasan yang sempurna, akan tetapi dia kemudian menerima upah melalui amalannya, yang dia mempergunakannya untuk membantu mengamalkan agama, seperti upah-upah yang diberikan kepada amalan-amalan kebaikan seperti Mujahid fi sabilillah, yang dengan jihadnya seorang memperoleh ghanimah atau rezeki, atau seperti wakaf-wakaf yang ditujukan untuk masjid-masjid dan sekolah-sekolah beserta para petugas-petugas syariat yang menjalankannya, makaΒ  mengambilnya tidak memudharatkan Iman seorang hamba dan tauhidnya, karena dia tidaklah menginginkan dalam amalnya ini karena tujuan dunia, akan tetapi yang dia inginkan adalah agama.
Dan dia menginginkan dengan upah tersebut untuk membantu dirinya dalam menjalankan agama.

Oleh karena itu Allah menjadikan dalam harta syariat, seperti zakat, harta fai’ dan selainnya bagiian yang besar untuk orang yang menjalankan tugas-tugas keagamaan dan juga tugas-tugas dunia yang bermanfaat, seperti yang telah diketahui rinciannya.

πŸ“‘ Al-Qaul As-Sadiid 106

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

πŸ’½||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo