NASEHAT BUAT ORANG TUA YANG MEMBIARKAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL MEMBAWA KENDARAAN BERMOTOR

🚦🚘🌻NASEHAT BUAT ORANG TUA YANG MEMBIARKAN ANAKNYA YANG MASIH KECIL MEMBAWA KENDARAAN BERMOTOR

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan :

Perkara yang berbahaya sudah biasa terjadi di tengah-tengah manusia sekarang yaitu itu kita melihat banyak anak kecil yang diberi kesempatan untuk menyetir mobil sendiri. Dalam keadaan mereka tidak memiliki SIM Apakah ada nasehat untuk petugas pemerintah yang hadir, antara anda dengan mereka, akan bahaya perkara ini? Apakah apabila anak tersebut menyebabkan seseorang meninggal dunia, dosanya itu ditanggung oleh orang tuanya yang membolehkan dia mengendarai kendaraan sendiri? Yang mana anak ini belum sempurna akalnya, dan Allah telah melarang kita memberikan harta kita kepada anak-anak yang belum sempurna akalnya, bagaimana kalau seandainya bisa menimbulkan korban nyawa? Apakah ada nasehat dan bimbingan terkait ini, semoga Allah memberikan Anda Taufik?

Jawaban :

Nasehat buat para ayah, janganlah dia memberi kesempatan kepada anak-anak mereka yang masih kecil untuk membawa kendaraan sendiri. Sekalipun mereka memiliki sudut pandang yang dia anggap benar.

Karena sebagian mereka mengatakan saya membiarkan anak saya membawa mobil agar kami tidak perlu lagi menyewa sopir yang kami tidak ketahui kejujurannya dan yang kami tidak ketahui kebersihannya. Dia adalah putraku yang sudah mencukupi diriku dari menyewa sopir.

Maka ini bukanlah pendapat yang benar, bahkan mereka yang masih kecil ini akan bisa membahayakan mereka sendiri dan bisa membahayakan orang lain. Dan telah terjadi dari hal itu banyak kecelakaan.

Dan aku telah menyaksikan dari sejak lama, ada anak kecil yang menyetir mobil sendiri, ketika dia hendak belok kanan, dia tidak bisa melihat jalan di arah kanan, maka dia pun berdiri dengan kedua kakinya sampai dia membelokkan mobilnya. Apakah yang begini dibolehkan membawa mobil? Mereka ini tidak boleh diberi kesempatan bawa mobil, sebagaimana yang dikatakan penanya. Apabila Allah melarang kita memberikan harta kita kepada anak-anak yang belum sempurna akalnya, bagaimana bisa kita menyerahkan atau memberi kesempatan kepada mereka mengendarai mobil yang bisa mencelakai mereka atau membuat celaka orang lain?

Maka nasehat saya kepada para ayah, hendaknya mereka menunggu, jika mereka tidak bisa menyetir mobil sendiri untuk mengantarkan putri-putrinya ke sekolah, atau untuk keperluan lain, hendaknya mereka memilih sopir yang bisa dipercaya untuk membawa mobilnya.
Dengan syarat, jika mereka memilih sopir yang amanah, maka tidak boleh sopir ini berduaan dengan wanita.
Akan tetapi harus ada wanita lain bersamanya atau mahramnya.

📑 Al-Liqaa Asy-Syahri 22.

https://binothaimeen.net/content/551

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo