NASEHAT UNTUK JANGAN BERMUDAH-MUDAHAN DALAM URUSAN CERAI
🏚📝 🌷NASEHAT UNTUK JANGAN BERMUDAH-MUDAHAN DALAM URUSAN CERAI
Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah
Diriwayatkan dari Nabi ﷺ :
أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلَاقًا فِي غَيْرِ مَا بَأْسٍ، فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّةِ»
“Wanita mana saja yg meminta cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan, maka haram atasnya wanginya surga,” [HR. Tirmidzi dishahihkan Al-Albani]
Atau yang semakna itu. Hal itu tidak diperbolehkan. Yang kami nasehatkan kepadanya hendaknya dia bersabar.
Kesabaran terhadap suami dan kerabat merupakan ibadah paling afdhal. Sebagaimana Nabi ﷺ memerintahkan bersabar dan beliau bersabda:
“Janganlah seorang suami yang beriman membenci istrinya yang beriman; jika ia tidak menyukai salah satu sifatnya, ia pasti masih ridha pada sifat lainnya pada istrinya.” [HR. Muslim]
Masalah ini membutuhkan kesabaran dari kedua belah pihak. Jika tidak, seorang wanita yang tidak bersabar mungkin ia bisa menikah dengan suami yang berbeda setiap tahunnya.
Demikian juga seorang laki-laki yang kurang sabar, Allah Ta’ala berfirman:
“Dan saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan, tetapi jangan saling menolong dalam dosa dan permusuhan.”
[QS. Al-Maidah 2]
Allah Ta’ala berfirman:
“Laki-laki (suami) itu pemimpin bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang salihat, adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka).
Dan perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyūz, (durhakanya) hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi dan Mahabesar.”
[QS. An-Nisa’: 34]
Nabi ﷺ bersabda :
ما رأيت من ناقصات عقل ودين أذهب للب الرجل الحازم من إحداكن
“Aku belum pernah melihat seorang yang kurang akal dan agamanya tapi bisa menghilangkan akal seorang laki-laki yang paling teguh agamanya daripada kalian wahai para wanita.”
[HR. Muslim]
Beliau ﷺ juga bersabda, sebagaimana diriwayatkan dalam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu,
“Perlakukanlah istri-istri kalian dengan baik, karena mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan bagian tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika kamu memaksa meluruskannya, kamu akan mematahkannya, dan jika kamu membiarkannya, ia akan tetap bengkok.”
[HR. Bukhari Muslim]
Beliau ﷺ beliau ﷺ juga bersabda,
لو أحسنت إلى إحداهن الدهر ثم رأت منك شيئاً قالت : ما رأيت منك خيراً قط ” .
“Jika kamu berbuat baik kepada salah seorang dari mereka (para istri) seumur hidup, dan kemudian dia melihat sesuatu darimu (yang tidak disukainya), dia akan berkata, ‘Aku tidak pernah melihat kebaikan darimu sama sekali.’”
Intinya adalah harus ada kesabaran dari pihak suami dan istri.
Kita telah menyebutkan kisah seorang laki-laki yang menceraikan lima wanita dalam satu hari. Dia menceraikan yang pertama, dan yang kedua datang dan bertanya, “Apa yang dia lakukan kepadamu?” Dia menjawab, “Kamu diceraikan.” Yang ketiga datang dan berkata, “Kamu bodoh! Mengapa kamu menceraikannya?” Dia menjawab, “Kamu juga diceraikan.” Yang keempat datang dan ingin menasihatinya, lalu ia menjawab, “Kamu diceraikan.”
Bahkan seorang istri tetangga yg dari rumahnya itu bertanya kepadanya, “Kenapa kamu? Apa yang mereka lakukan kepadamu?” Ia menjawab, “Kamu diceraikan juga, jika suamimu menyetujuinya.” Suaminya berkata, “Aku menyetujuinya.”
📑 Dari kaset As’ilah Nisaa As-Say’uun.
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo