Tazkiyatun Nufus

ORANG YANG HASAD (IRI DENGKI) ITU TELAH MENENTANG APA YANG ALLAH KEHENDAKI

📬📌🚧 ORANG YANG HASAD (IRI DENGKI) ITU TELAH MENENTANG APA YANG ALLAH KEHENDAKI

Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah

Hasad (iri dengki) adalah angan-angan akan hilangnya nikmat dari orang yang dihasadi, sama saja apakah angan-angan hilangnya nikmat  dari orang yang dihasadi saja, atau berangan-angan hilangnya nikmat dari yang dihasadi, dan berpindah nikmat tersebut kepada pelaku hasad.

Dan hasad ini termasuk dosa besar karena:
Hasad merupakan bentuk penentangan terhadap Allah dalam apa yang telah Allah tetapkan dan kehendaki.

Karena Allah Ta’ala semata Yang Memberi dan Menahan, Merendahkan dan Meninggikan, dan Menganugerahkan karunia-Nya kepada siapa pun yang Dia kehendaki. Tidak seorang pun dapat menolak hal ini, dan Dia Yang Maha Tinggi lebih mengetahui siapa yang layak menerima karunia-Nya.

Orang yang hasad (iri hati) menentang kehendak Allah, berusaha menahan nikmat Allah kepada hamba-hamba-Nya dan mencoba menolak apa yang telah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa.

Allah berfirman:

{ مَّا يَفۡتَحِ ٱللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحۡمَةٖ فَلَا مُمۡسِكَ لَهَاۖ وَمَا يُمۡسِكۡ فَلَا مُرۡسِلَ لَهُۥ مِنۢ بَعۡدِهِۦۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ

“Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan-Nya maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.”
[QS. Fathir: 2]

Maka hamba tidak diperbolehkan menentang Penciptanya. Akan tetapi, jika engkau melihat nikmat diberikan kepada seseorang, mintalah kepada Allah agar Dia memberikan nikmat-Nya kepadamu juga.

Allah Yang Maha Kuasa berfirman:

وَلَا تَتَمَنَّوۡاْ مَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بِهِۦ بَعۡضَكُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖۚ لِّلرِّجَالِ نَصِيبٞ مِّمَّا ٱكۡتَسَبُواْۖ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيبٞ مِّمَّا ٱكۡتَسَبۡنَۚ وَسۡـَٔلُواْ ٱللَّهَ مِن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٗا.

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
[QS. An-Nisa: 32]

📑 Syarh Al-Kabaair 233

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo