HARUS BERAGAMA DENGAN METODE TIGA GENERASI TERBAIK UMAT INI (AS-SALAF ASH-SHALIH)
🚦🌻📬 HARUS BERAGAMA DENGAN METODE TIGA GENERASI TERBAIK UMAT INI
(AS-SALAF ASH-SHALIH)
Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah
Kemudian datanglah generasi setelah para sahabat Nabi ﷺ dan mereka belajar agama dari mereka dari kalangan Tabi’iin (murid para sahabat) dan Atbaa’ut tabiin (murid para Tabi’iin) dan orang-orang setelah mereka dari generasi pilihan, yang Nabi ﷺ bersabda tentang sifat mereka :
خَيْرُكُمْ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ.
“Sebaik-baik kalian adalah generasiku, kemudian orang-orang setelah mereka, kemudian orang-orang setelah mereka.”
[HR. Bukhari dan Muslim]
Perawi berkata: “Saya tidak tahu apakah beliau menyebutkan dua atau tiga generasi setelah generasinya.”
Zaman mereka diistimewakan dari generasi-generasi setelahnya dan disebut “Zaman Generasi Pilihan.”
Mereka adalah salafnya (pendahulu) umat ini, yang dipuji oleh Rasulullah ﷺ dengan sabdanya:
خَيْرُكُمْ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
“Sebaik-baik kalian adalah generasiku, kemudian orang-orang sesudah mereka, kemudian orang-orang setelah mereka.”
[HR. Bukhari Muslim]
Mereka adalah teladan bagi umat ini, dan manhaj (metodologi) mereka adalah jalan yang mereka tempuh dalam hal akidah, mu’amalah, akhlak, dan semua urusan mereka.
Yaitu metodologi yg diambil dari Al-Quran dan Sunnah karena kedekatan mereka dengan Rasulullah ﷺ, kedekatan mereka dengan zaman turunnya wahyu, dan mengambil langsung dari Rasulullah ﷺ.
Mereka adalah generasi terbaik, dan metode beragama mereka adalah metodologi terbaik. Oleh karena itu, kaum muslimin bersemangat mempelajari metodologi mereka untuk berpegang dengannya, karena tidak mungkin mengikuti manhaj mereka kecuali dengan mengenali, mempelajari, dan mengamalkannya.
Inilah sebabnya Allah Ta’ala berfirman:
وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ
“Dan orang-orang yang pertama memeluk Islam dari kalangan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.”
[QS. At-Taubah 100]
Kalimat “Mengikuti mereka dengan baik” artinya:
Dengan tekun. Seseorang tidak dapat mengikuti mereka dengan baik kecuali dengan mempelajari mazhab mereka, metodologi mereka, dan apa yang mereka jalani dalam agama.
Adapun hanya mengaku penisbatan kepada Salaf dan salafiyah tanpa mengenali dan mempelajari manhaj mereka, ini tidak ada artinya; bahkan itu bisa menudharatkan. Maka harus mengetahui manhaj As-Salaf Ash-Shalih.
📑 Manhaj As-Salaf Ash-Shalih 2-3.
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo