Keluarga

NASEHAT BUAT WANITA KELUAR BEKERJA YANG MENINGGALKAN ANAK-ANAKNYA DIRAWAT PEMBANTU

🏘🚦🍭 NASEHAT BUAT WANITA KELUAR BEKERJA YANG MENINGGALKAN ANAK-ANAKNYA DIRAWAT PEMBANTU

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz rahimahumullah

Pertanyaan:

Saya memiliki seorang istri yang bekerja sebagai guru dan memiliki anak, dan ini menyebabkannya kelelahan di samping pekerjaan rumah tangga lainnya. Dia meminta saya untuk mencarikan pembantu, dan saya masih ragu karena kebanyakan dari mereka datang ke negeri ini tanpa mahram.
Dan jika saya mendatangkan pembantu dengan mahramnya, kami tidak akan dapat mencegahnya dari suaminya, dan dengan itu mungkin dia bisa hamil. Sehingga kami membutuhkan pembantu lain lagi untuk membantu pekerjaan istriku, jadi saya menolaknya.

Maka saya berkata: Saya akan menghentikanmu dari mengajar dan tidak akan pernah mendatangkan pembantu rumah tangga. Meskipun istriku adalah guru di sekolah pendidikan Islam. Mohon berikan nasihat kepada saya mengenai hal ini, karena hal ini akan terjadi pada banyak orang lain selain saya.

Jawaban :

Sebaiknya istrimu diminta berhenti sebagai guru. Janganlah engkau membawa pembantu rumah tangga, dan tidak perlu istrimu untuk mengajar jadi guru. Dia hendaknya tetap tinggal di rumah bersama anak-anaknya.
Hendaknya engkau menjauhkan kejelekan dan  pelakunya. Kehadiran seorang pembantu wanita di rumah tangga menimbulkan bahaya besar bagi dirimu dan keluargamu, maka sebaiknya istrimu disuruh berhenti mengajar, alhamdulillah.
Semoga Allah akan membantu dirimu dalam nafkah, dan istrimu akan merasa nyaman bersama anak-anaknya di rumahnya, mengurus kebutuhan rumah tangganya. Dengan ini, engkau akan memperoleh keuntungan baik dalam hal agama maupun duniawi. Inilah nasihat saya untuk engkau dan orang-orang seperti dirimu.

📑 Fatawa Nur Ala Al-Darb 21/231-232

⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo