Adab & Akhlaq

SUNNAH YANG TERLUPAKAN : MAKAN DENGAN TIGA JARI DAN MENJILATI JARI SETELAH MAKAN

🍜🖐🍒 SUNNAH YANG TERLUPAKAN : MAKAN DENGAN TIGA JARI DAN MENJILATI JARI SETELAH MAKAN

Dari Ka’ab bin Malik radhiyallahu anhu berkata,

رَأَيْتُ رسولَ اللَّه ﷺ يَأْكُلُ بِثلاثِ أَصابِعَ فَإِذا فَرغَ لَعِقَها. رواه مسلم.

Aku pernah melihat Rasulullah ﷺ makan mempergunakan tiga jari, dan jika selesai beliau menjilatinya.”
HR. Muslim.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata :

Sepantasnya bagi seseorang untuk makan dengan memakai tiga jari, yakni jari tengah, jari telunjuk dan ibu jari, agar tidak terlihat rakus dan lebih menunjukkan sikap tawadhu.
Akan tetapi ini berlaku pada makanan yang cukup memakai tiga jari.

Adapun makanan yang tidak cukup memakai tiga jari, seperti nasi maka tidak mengapa untuk makan lebih dari tiga jari.

Akan tetapi sesuatu yang cukup menggunakan tiga jari itu maka cukuplah dengan tiga jari, karena ini adalah sunnah Nabi ﷺ.

Kemudian disunahkan bagi seorang apabila selesai makan, hendaknya dia menjilat jari jemarinya sebelum dia mengelapnya dengan tisu sebagaimana perintah Nabi ﷺ. Dia sendiri yang menjilati atau menyuruh orang lain menjilatinya.
Menyuruh orang lain menjilati perkara mungkin terjadi. Misalnya jika seorang suami dan istrinya memiliki perasaan cinta yang kuat, maka mudah bagi istri menjilat jari suaminya atau sebaliknya. Ini mungkin.

Demikian juga anak-anak kecil, kadang orang tuanya menjilati jari mereka setelah makan.
Nabi ﷺ bersabda :

إنكم لا تدري في أي طعامكم البركة

Sesungguhnya kalian tidak tahu di bagian mana ada barakah pada makanan kalian.”

Terkadang barakah dan manfaat makanan yang banyak itu ada di bagian yang menempel di jarimu.

📑 Disadur dari Syarh Riyadh Ash-Shalihin 3/76-77

⏩|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo