RENUNGAN UNTUK MENYADARKAN DIRI-DIRI KITA

๐Ÿšฆ๐ŸŒป RENUNGAN UNTUK MENYADARKAN DIRI-DIRI KITA

Fudhail bin Iyadh rahimahullah mengatakan :

ูŠู€ุง ู…ุณูƒูŠู€ู† ุฃู†ู€ุช ู…ุณู€ูŠู‘ุก ูˆุชู€ุฑู‰ ุฃู†ู€ูƒ ู…ุญุณู€ู† ุŒ ูˆุฃู†ู€ุช ุฌุงู‡ู€ู„ ูˆุชู€ุฑู‰ ุฃู†ู€ูƒ ุนุงู„ู€ู… ุŒ ูˆุชุจุฎู€ู„ ูˆุชู€ุฑู‰ ุฃู†ู€ูƒ ูƒุฑูŠู€ู… ุŒ ูˆุฃุญู…ู€ู‚ ูˆุชู€ุฑู‰ ุฃู†ู€ูƒ ุนุงู‚ู€ู„ ุŒ ุฃุฌู„ู€ูƒ ู‚ุตูŠู€ุฑ ูˆุฃู…ู„ู€ูƒ ุทูˆูŠู€ู€ู„ !

“Wahai miskin, engkau telah berbuat jelek dan engkau merasa dirimu telah berbuat baik. Engkau masih bodoh dan engkau merasa dirimu berilmu. Engkau kikir dan engkau melihat dirimu dermawan, engkau dungu dan engkau melihat dirimu berakal. Ajalmu itu dekat dan angan-anganmu masih panjang.”

Imam Adz-Dzahabi rahimahullah mengomentari (ucapan Fudhail diatas) mengatakan :

ุฅูŠ ูˆุงู„ู„ู€ู‡ ุตู€ุฏู‚ ุŒ ูˆุฃู†ู€ุช ุธุงู„ู€ู… ูˆุชู€ุฑู‰ ุฃู†ู€ูƒ ู…ุธู„ู€ูˆู…ุŒ ูˆุขูƒู€ู„ ู„ู„ุญู€ุฑุงู… ูˆุชู€ุฑู‰ ุฃู†ู€ูƒ ู…ุชู€ูˆุฑุน ุŒ ูˆูุงุณู€ู‚ ูˆุชุนุชู‚ู€ุฏ ุฃู†ู€ูƒ ุนู€ุฏู„ ุŒ ูˆุทุงู„ู€ุจ ุงู„ุนู„ู€ู… ู„ู„ุฏู†ูŠู€ุง ูˆุชู€ุฑู‰ ุฃู†ู€ูƒ ุชุทู„ุจู€ู‡ ู„ู„ู€ู‡.

“Demi Allah beliau telah benar. Engkau zalim dan engkau melihat dirimu terzalimi. Engkau telah makan perkara haram dan engkau merasa sebagai orang wara’, engkau ini orang fasiq dan engkau meyakini dirimu berlaku adil, engkau menuntut ilmu karena dunia dan engkau melihat kalau dirimu mencari ilmu karena Allah.

๐Ÿ“‘ Siyar A’lam An-Nubala 8/440

โฉ|| Grup Whatsapp Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo