BESARNYA PAHALA MENYANTUNI SEORANG YANG SUSAH HIDUP SEBATANG KARA.
🚦📚🌻 BESARNYA PAHALA MENYANTUNI SEORANG YANG SUSAH HIDUP SEBATANG KARA.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi ﷺ bersabda:
الساعى على الأرملة والمسكين كالمجاهد في سبيل الله وأحسبه قال: وكالقائم الذى لا يفتر، وكالصائم الذى لا يفطر
“Orang yang menyantuni seorang yang susah sebatang kara dan orang-orang miskin itu seperti seorang yang berjihad di jalan Allah.”
Dan aku mengira beliau bersabda : Seperti seorang yang shalat malam tidak kenal lelah dan seperti seorang yang berpuasa tidak berbuka.”
[Muttafaq ‘alaih]
Sebatang kara di sini adalah seorang yang tidak memiliki pencari nafkah dan kerabat, apakah mereka adalah laki-laki ataukah perempuan. Dan kaum miskin adalah mereka yang membutuhkan.
Dari sinilah timbul kewajiban seseorang untuk menafkahi dan menyediakan kebutuhan keluarganya, terutama mereka yang tidak bisa mencari nafkah.
Barangsiapa berusaha untuk mereka dan memenuhi kebutuhan mereka, ia berjuang untuk kesejahteraan dan kaum miskin, maka ia berhak menerima keutamaan ini, seperti orang yang berperang di jalan Allah, atau seperti orang yang shalat malam tanpa henti, atau seperti orang yang berpuasa tanpa henti.
📑 Syarh Riyadh Ash-Shalihin 3/185
⏩|| Saluran Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso
https://chat.whatsapp.com/EDSPbabz7ZjD7HwNvYWslK
💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo