BERBAGAI KESALAHAN MANUSIA DALAM MENYIKAPI BULAN RAMADHAN

๐Ÿ’ฆ๐ŸŒ๐Ÿšฆ BERBAGAI KESALAHAN MANUSIA DALAM MENYIKAPI BULAN RAMADHAN

Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah

Nabi ๏ทบ mendorong para sahabatnya untuk bersungguh-sungguh dalam beramal saleh, baik amalan yang wajib ataupun yang sunnah, seperti shalat, sedekah, mencurahkan kebaikan, bersabar dalam menjalani ketaatan kepada Allah.
Mengisi waktu siang harinya dengan berpuasa, malam harinya dengan ibadah malam, menjalani waktu-waktunya dengan membaca Al-Quran, berdzikir mengingat Allah.

Maka janganlah kalian menyia-nyiakan bulan Ramadan dengan kelalaian dan berpaling dari kebaikan, sebagaimana keadaan orang-orang yang celaka, yang mana mereka melupakan Allah, maka Allah pun menjadikan mereka lupa akan kemaslahatan dirinya.

Maka mereka tidak mendapatkan faedah dari terlalu musim-musim penuh kebaikan ini, mereka tidak mengetahui akan kemuliaan (Ramadhan), dan mereka tidak mengerti akan mahalnya (Ramadhan).

1โƒฃ MEMBUAT RAGAM HIDANGAN DENGAN BERLEBIHAN

Banyak manusia tidak mengetahui bulan ramadhan kecuali sebagai bulan untuk memperbanyak berbagai macam hidangan, sehingga mereka sangat berlebihan dalam memenuhi selera diri mereka dengan segala hidangan yang mereka inginkan. Lalu mereka memborong berbagai macam makanan dan minuman tambahan. Dan sudah maklum bahwasanya memperbanyak makanan dan minuman akan menjadikan malas dalam menjalankan ketaatan. Seorang muslim dituntut untuk bersederhana dalam makan dan minum, sehingga ia akan bersemangat dalam menjalankan ketaatan.

2โƒฃ BEGADANG DI MALAM HARI DAN TIDUR SEPANJANG SIANGNYA

Sebagian manusia tidak mengetahui bulan Ramadan kecuali sebagai bulan untuk tidur di siang hari, dan begadang di malam hari dalam perkara yang tidak ada faedah, atau bahkan dalam hal yang memudaratkan. Maka mereka begadang pada sebagian besar malamnya, bahkan semalam suntuk. Lalu dia tidur sepanjang siangnya, sampai tidak mengerjakan shalat wajib, maka mereka tidak melakukan shalat berjamaah dan tidak mengerjakan shalat pada waktunya.

3โƒฃ. BERBUKA SAMPAI TIDAK BERJAMAAH SHALAT MAGHRIB

Sebagian manusia duduk di meja makan berbuka sampai meninggalkan shalat maghrib berjamaah.
Ini adalah beberapa kelompok manusia yang tidak mengetahui akan mahalnya bulan Ramadhan, tidak punya wara’ dan melanggar kehormataannya dengan begadang dalam hal haram. Meninggalkan kewajiban dan melakukan hal haram.

4โƒฃ BULAN RAMADHAN SIBUK DENGAN BERJUALAN DAN BERDAGANG

Di sebelah mereka ada segolongan manusia yang tidaklah mengetahui bulan ramadhan kecuali sebagai kesempatan berdagang dan memajang dagangannya, dan mencari dunia yang disegerakan. Maka mereka begitu semangat dalam jual beli, menetapi pasar-pasar dan menjauhi masjid-masjid. Dan sekalipun mereka pergi ke masjid, mereka pun tergesa-gesa keluar, enggan dan mereka tidak menetap di dalam masjid, karena penyejuk hati mereka hanyalah pasar.

5โƒฃ. MEMANFAATKAN RAMADHAN HANYA UNTUK MEMINTA-MINTA SUMBANGAN KEPADA MANUSIA

Kemudian ada golongan yang lainnya lagi, yang tidak mengetahui bulan Ramadan kecuali itu adalah kesempatan untuk meminta-minta, baik di masjid-masjid di jalan-jalan. Maka sebagian besar waktunya berlalu hanya untuk pergi ke sana kemari, berpindah dari satu daerah ke daerah, untuk mengumpulkan uang melalui sumbangan. Menampakkan dirinya sebagai seorang yang membutuhkan padahal sebenarnya dia berkecukupan.

Menunjukkan dirinya kena musibah badannya, padahal dirinya sehat saja. Maka dia menentang nikmat Allah berupa kecukupan dan kesehatan.

Dia mengambil harta tidak dengan cara yang benar, dia menghabiskan waktunya yang berharga untuk perkara yang memudharatkan.
Maka di sisi orang-orang ini bulan ramadhan tidaklah memiliki keistimewaan.

๐Ÿ“‘ Majaalis Syahr Ramadan 138_139

โฉ|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo