TIDAK ADA KAITAN ANTARA SAH TIDAKNYA IBADAH KURBAN DENGAN MENGGUNTING RAMBUT, KUKU ATAU KULIT

๐Ÿšฆ๐Ÿ˜โœ‚๏ธ TIDAK ADA KAITAN ANTARA SAH TIDAKNYA IBADAH KURBAN DENGAN MENGGUNTING RAMBUT, KUKU ATAU KULIT

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah

ูˆุฃู…ุง ู…ุง ุงุดุชู‡ุฑ ุนู†ุฏ ุงู„ุนูˆุงู… ุฃู†ู‡ ุฅุฐุง ุฃุฎุฐ ุงู„ุฅู†ุณุงู† ู…ู† ุดุนุฑู‡ ุฃูˆ ุธูุฑู‡ ุฃูˆ ุจุดุฑุชู‡ ููŠ ุฃูŠุงู… ุงู„ุนุดุฑ ูุฅู†ู‡ ู„ุง ุฃุถุญูŠุฉ ู„ู‡ูู‡ุฐุง ู„ูŠุณ ุจุตุญูŠุญ ู„ุฃู†ู‡ ู„ุง ุนู„ุงู‚ุฉ ุจูŠู† ุตุญุฉ ุงู„ุฃุถุญูŠุฉ ูˆุงู„ุฃุฎุฐ ู…ู† ู‡ุฐู‡ ุงู„ุซู„ุงุซุฉ

“Dan adapun apa yang dikenal oleh orang-orang awam bahwasanya, apabila seseorang mengambil rambutnya, kukunya atau kulitnya di 10 hari Dzulhijjah, maka tidak ada ibadah kurban baginya.
Maka pendapat ini tidaklah benar, karena tidak ada kaitannya antara sahnya kurban dengan mengambil tiga perkara tadi.”

๐Ÿ“‘ Asy-Syarh Al-Mumti’ 7/489

โฉ|| Grup Whatsap Ma’had Ar-Ridhwan Poso

๐Ÿ’ฝ||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo